Pemain Sepakbola Pensiun untuk Jadi Gamer Pro FIFA

Reading time:
August 2, 2016
wendell lira

Ini mungkin jadi salah satu berita paling absurd yang Anda temui hari ini. Di mata kita, hidup seorang pemain bola professional, apalagi mereka yang punya prestasi tersendiri seharusnya penuh kelimpahan. Yang ada, justru pemain-pemain game olahraga professional seperti FIFA, PES, atau Madden lah yang bermimpi untuk berbagi peruntungan yang sama, walaupun tidak berbagi skill fisik yang bisa dibilang, sepadan. Namun kasus terbalik justru terjadi dengan seorang pemain sepakbola professional yang satu ini. Ia justru memutuskan untuk gantung sepatu dan memulai karirnya sebagai seorang gamer pro. Apa yang terjadi?

Keputusan inilah yang akhirnya diambil oleh seorang pemain sepakbola berusia 27 tahun dari Brazil – Wendell Lira. Sosok yang sempat menyabet penghargaan Gol Terbaik di tahun 2015 silam tersebut akhirnya memutuskan untuk keluar dari karir sepakbolanya untuk mengejar sebuah mimpi yang serupa tapi tak sama – menjadi gamer Pro untuk game sepakbola EA, FIFA. Ia berencana untuk meluncurkan channel Youtubenya sendiri dan mulai mengasah diri untuk berkompetisi di level e-Sports dengan game ini. Keputusan ini juga diambil setelah Lira sendiri memang sempat mengalami cedera berulang kali selama karirnya.

Wendell Lira memutuskan untuk gantung sepatu dan jadi gamer pro FIFA.
Wendell Lira memutuskan untuk gantung sepatu dan jadi gamer pro FIFA.

Ini tentu saja menjadi sebuah pemandangan unik dan berita yang tak pernah kita pikir akan bisa kita dengar sebelumnya. Apakah keputusan Lira ini akan terbayar manis? Kita tunggu saja kiprahnya di scene e-Sports FIFA di masa depan!

Source: BBC

Load Comments

PC Games

January 20, 2023 - 0

Review A Space for the Unbound: Standar Tertinggi Game Indonesia Saat Ini!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh A Space for the Unbound?…
October 18, 2022 - 0

Review Uncharted Legacy of Thieves (PC): Drake Pindah Rumah!

Seperti apa performa dan fitur yang ditawarkan oleh Uncharted Legacy…
September 23, 2022 - 0

Review IMMORTALITY: Misteri Dalam Misteri Dalam Misteri!

Apa yang sebenarnya  ditawarkan oleh IMMORTALITY? Mengapa kami menyebutnya game…
August 19, 2022 - 0

Review Cult of the Lamb: Menyembah Setan Sambil Bertani!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Cult of the Lamb ini?…

PlayStation

December 22, 2022 - 0

Review Crisis Core – Final Fantasy VII Reunion: Reunian dengan Muka Baru!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Crisis Core – Final Fantasy…
December 8, 2022 - 0

Review Star Ocean – The Divine Force: Bukan Melesat, Malah Meleset!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Star Ocean: The Divine Force?…
December 7, 2022 - 0

Review The Callisto Protocol: Permulaan yang Menjanjikan!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh The Callisto Protocol ini? Mengapa…
November 11, 2022 - 0

Review Sonic Frontiers: Gaya Baru, Lumayan Seru!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Sonic Frontiers ini? Mengapa kami…

Nintendo

November 2, 2022 - 0

Review Bayonetta 3: Tak Cukup Satu Tante!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Bayonetta 3? Mengapa kami menyebutnya…
September 21, 2022 - 0

Review Xenoblade Chronicles 3: Salah Satu JRPG Terbaik Sepanjang Masa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…