Watch Dogs 2 Unjuk Mode Multiplayer

Reading time:
August 17, 2016

Terlepas apakah ia berakhir menjadi sebuah fitur yang esensial atau tidak, hampir semua game rilis saat ini berakhir menyuntikkan mode multiplayer di dalamnya. Kesempatan untuk berinteraksi dengan gamer lain di seluruh dunia, baik kooperatif ataupunp kompetitif, dilihat sebagai ekstra konten yang mampu memperpanjang umur game itu sendiri. Hal yang tak berbeda juga ditawarkan oleh game action open-world terbaru racikan Ubisoft – Watch Dogs 2. Di ajang Gamescom 2016, ia akhirnya memperlihatkan  mode multiplayer seperti apa saja yang pantas untuk Anda antisipasi. Setidaknya, ada satu inovasi baru yang membuatnya menarik.

Watch Dogs 2 akan membagi mode multiplayer yang ada menjadi tiga bagian besar: Online Coop, Online Invasions, dan Bounty Hunt. Online Co-op, seperti namanya, akan memungkinkan Anda dan player lainnya untuk mengeksplorasi kota bersama-sama serta bekerjasama menyelesaikan beragam misi yang ada. Sementara Online Invasions, seperti di Watch Dogs pertama, membuat Anda menginvasi “dunia Anda” dari invasi player lain atau justru sebaliknya.

Mode multiplayer Watch Dogs 2 akan dibagi menjadi tiga bagian besar: online co-op, online invasion, dan bounty hunt.
Mode multiplayer Watch Dogs 2 akan dibagi menjadi tiga bagian besar: online co-op, online invasion, dan bounty hunt.

Salah satu mode menarik yang jadi andalan adalah Bounty Hunt. Jika Anda membuat terlalu banyak kekacauan di kota, kepala Anda akan dihargai dengan angka tertentu. Gamer yang lain (sampai 3 orang) bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk memburu Anda dan mengklaim reward tersebut. Jika Anda berhasil bertahan atau bahkan membalikkan keadaan, reward yang Anda dapatkan akan jauh lebih besar. Ubisoft menegaskan bahwa mode-mode multiplayer ini tak “wajib” untuk Anda mainkan, namun tetap akan berkontribusi pada progress karakter Anda, termasuk gear dan kemampuan hacking yang lebih baik.

Watch Dogs 2 akan dirilis pada 15 November 2016 mendatang untuk Playstation 4, Xbox One, dan tentu saja – PC. Looks promising..

Load Comments

PC Games

May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…
January 13, 2022 - 0

Review God of War PC: Dewa di Rumah Baru!

Sepertinya sudah menjadi rahasia umum bahwa Sony kini memang mulai…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…