ARK: Survival Evolved Dikritik Keras karena DLC!

Reading time:
September 3, 2016
ark survival evolved

Kesempatan untuk menikmati sebuah produk yang belum selesai? Percaya atau tidak, konsep unik seperti ini ternyata bisa dijalankan di industri game dan menjadi salah satu strategi yang cukup efektif selama beberapa tahun terakhir ini. Dengan membawa nama “Early Access”, developer kini berkesempatan untuk “menjual” build awal game mereka untuk dimainkan sembari terus disempurnakan seiring dengan waktu. Strategi seperti ini memberikan kesempatan bagi developer untuk tak hanya mendapatkan feedback secara langsung, menyelesaikan masalah yang ada, sekaligus mengumpulkan uang untuk proses pengembangan itu sendiri. Sempat disebut sebagai salah satu contoh Early Access terbaik yang pernah ada, ARK: Survival Evolved justru berubah menjadi sumber kritik terbaru.

Game yang membawa Anda ke sebuah dunia dengan ancaman yang datang dari makhluk besar sekelas dinosaurus ini mendapatkan kritik keras. Tak hanya itu saja, review  di halaman Steam yang sempat berada di positif kini perlahan namun pasti, mulai berubah jadi negatif dengan rating yang sudah turun lebih dari 16%. Apa yang terjadi? Benar sekali, mereka  memperkenalkan DLC berbayar untuknya. Parahnya lagi? Harga DLC-nya sendiri bahkan lebih mahal daripada harga gamenya sendiri saat berita ini ditulis.

Kritik pedas, rating turun, dan review buruk bermunculan setelah ARK: Survival Evolved yang notabene masih game Early Access menawarkan DLC berbayar.
Kritik pedas, rating turun, dan review buruk bermunculan setelah ARK: Survival Evolved yang notabene masih game Early Access menawarkan DLC berbayar.

Kritik muncul karena ini menjadi kasus pertama, dimana sebuah game Early Access yang notabene belum rampung, menjual sebuah DLC berbayar di atasnya. Secara logis, ini tentu menjadi praktik yang tak etis di mata banyak gamer. Apalagi ada kesan bahwa sang developer justru berfokus dan bekerja keras untuk menyelesaikan konten ekstra berbayar alih-alih menyempurnakan dan  menyelesaikan game yang masih berada dalam status Early Access. Beberapa meyakini bahwa ketika DLC seperti ini sudah meluncur, game tak lagi berhak menyandang status sebagai game early access yang belum rampung, dan segala macam bug atau masalah teknis yang terjadi harus dinilai dan dikritik sepantasnya sebuah game rilis penuh.

Sang developer dan publisher ARK: Survival Evolved sendiri masih belum angkat bicara soal kontroversi yang satu ini. Bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah etis sebuah game Early Access merilis sebuah DLC berbayar?

 

Load Comments

PC Games

August 10, 2022 - 0

Review Marvel’s Spider-Man Remastered PC: Siap Kembali Berayun!

Marvel's Spider-Man Remastered akhirnya tersedia di PC. Apa saja yang…
August 2, 2022 - 0

Review Beat Refle: Pijat Refleksi Super Seksi!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Beat Refle ini? Mengapa kami…
July 22, 2022 - 0

Review As Dusk Falls: Ini Baru Game Drama Berkualitas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh As Dusk Falls ini?…
June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…

PlayStation

July 18, 2022 - 0

Review STRAY: Kocheng Oren Mah Bebas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh STRAY? Mengapa kami menyebutnya…
March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…

Nintendo

August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…