Fokus Battlefield 1 Pada Orang, Bukan Perang

Reading time:
September 30, 2016
bf11

Jika Anda cukup mengikuti informasi game selama beberapa hari terakhir ini, Anda tentu sudah menyaksikan trailer single player perdana dari game shooter paling diantisipasi tahun ini – Battlefield 1. Seolah memenuhi semua hal yang kita inginkan, video pendek dengan beragam potongan adegan itu memang terhitung memukau. Diklaim merupakan visual in-game, Frosbite memperlihatkan tajinya sebagai engine yang tak bisa dipandang sebelah mata. Namun yang menarik adalah pendekatan cerita yang kini mengambil sudut pandang beberapa karakter. Dalam post blog resmi mereka, DICE menyebut bahwa plot Battlefield 1 akan lebih berpusat pada orang, dan bukan perang.

Walaupun karakter-karakter ini “terperangkap” dalam sebuah perang besar, Battlefield 1 tetap akan terasa seperti sebuah perjalanan yang personal. Cerita akan lebih difokuskan pada setiap karakter yang ada, dan bukannya sejarah atau pertempuran yang tengah terjadi.  Perang Dunia I terjadi di beragam tempat dengan orang-orang dengan latar belakang berbeda, dan melihat sudut pandang mereka adalah apa yang ingin dicapai oleh Battlefield 1 itu sendiri. Dengan format seperti ini, DICE bisa menjual dua hal – pengalaman imersif dan variasi di saat yang sama.

DICE menyebut bahwa cerita Battlefield 1 akan terasa personal. Mereka berfokus pada karakter, dan bukan perang atau sejarah.
DICE menyebut bahwa cerita Battlefield 1 akan terasa personal. Mereka berfokus pada karakter, dan bukan perang atau sejarah.

DICE mengambil contoh salah satu chapter Mud and Blood, dimana Anda akan berperan sebagai seorang prajurit muda bernama Danny Edwards. Namun tak seperti “pahlawan” di game shooter biasanya yang membuat mereka terasa seperti seorang karakter superhero yang punya banyak kemampuan istimewa, Edwards hanyalah seorang supir yang berakhir jadi sukarelawan perang. DICE juga memastikan bahwa beberapa tokoh sejarah Perang Dunia I juga akan muncul di sini, seperti Lawrence of Arabia misalnya.

Battlefield 1 sendiri rencananya akan dirilis pada tanggal 21 Oktober 2016 mendatang untuk Playstation 4, Xbox One, dan tentu saja – PC.  Bagaimana dengan Anda sendiri? Berapa banyak dari Anda yang optimis akan kualitas mode campaign Battlefield 1?

Load Comments

PC Games

August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…
June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…

PlayStation

September 14, 2021 - 0

Review DEATHLOOP: Kesenangan Berulang, Berulang, Berulang!

Kami yakin sebagian besar dari Anda tentu saja sudah familiar…
September 8, 2021 - 0

Review Tales of Arise: Dahaga yang Terpuaskan!

Salah satu seri JRPG yang paling konsisten lahir di industri…
August 27, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Yasuhiro Kitao (Elden Ring)!

Impresi pertama yang begitu kuat dan mengagumkan, tidak ada lagi…
August 27, 2021 - 0

Impresi Elden Ring: Souls dengan Rasa Berpetualang!

Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar nama From Software saat…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…