Dirilis Terjepit, Titanfall 2 Tak Khawatir

Reading time:
October 31, 2016
titanfall-2-campaign

Mengapa developer atau publisher game berakhir menunda rilis game mereka? Alasan pertama yang seringkali dilemparkan adalah masalah waktu ekstra untuk menyempurnakan game yang ada, pernyataan klise yang hampir selalu muncul setiap kali berita seperti ini tertulis. Namun alasan kedua yang mungkin tak pernah mereka bicarakan terbuka, adalah timing rilis. Bukan rahasia lagi banyak game raksasa yang akhirnya memutuskan untuk menendang rilis mereka lebih lama untuk tak bersaing dengan game raksasa lain, apalagi jika ia sudah terbukti kalah dari sisi hype di awal.  Namu ada yang aneh dengan Titanfall 2. Ia hadir dengan tanggal rilis yang dipertanyakan.

Terjepit di antara dua game raksasa dengan popularitas yang lebih besar adalah kalimat yang tepat untuk menjelaskan posisi Titanfall 2 saat ini. Ia dirilis antara Battlefield 1, game EA lain dengan popularitas yang lebih besar dan Call of Duty: Infinite Warfare, rilis tahunan Activision dengan hype yang juga tak bisa dianggap remeh. Apa yang terjadi di sini? Apakah EA dan Respawn tak takut untuk bersaing dengan keduanya langsung? Producer Respawn – Drew McCoy memberikan pendapatnya.

Dirilis antara Battlefield 1 dan COD: Infinite Warfare, Titanfall 2 tak khawatir.
Dirilis antara Battlefield 1 dan COD: Infinite Warfare, Titanfall 2 tak khawatir.

Menanggapi pertanyaan tersebut, McCoy memperlihatkan optimismenya. Ia menyebut bahwa tanggal rilis Titanfall 2 sebenarnya sudah lama ditentukan dan ia sendiri tak tahu siapa yang memutuskannya. Satu yang pasti, tanggal tersebut sudah dikunci dan tak pernah ada usaha untuk menggantinya. Oleh karena itu, rilis seperti inilah yang terjadi.

McCoy menyebut bahwa Respawn mencoba untuk tidak terlalu peduli dengan apa yang dilakukan oleh game lain, termasuk konten dan rilis mereka. Yang mereka jadikan fokus hanyalah menciptakan dan merilis game yang bisa mereka banggakan. Dan mereka yakin, dengan hanya itu saja, mereka akan membangun basis fans baru di sana. McCoy sendiri yakin bahwa sebuah game bagus akan mendapatkan perhatian, apapun yang terjadi.

Untuk saat ini, terlepas dari kualitasnya yang pantas diacungi jempol, banyak analis yang memprediksi kegagalan Titanfall 2 dari sisi penjualan karena rilis yang terlalu berdekatan dengan Battlefield 1 dan COD: Infinite Warfare. Bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah keputusan untuk merilis game ini dalam kondisi “terjepit” adalah sesuatu yang aneh atau lumrah di mata Anda?

Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…