EA Matikan Akses Origin dari Satu Negara?

Reading time:
October 31, 2016
2181343-origin_logo

Apa yang menjadi salah satu kelemahan game digital, terutama lewat beragam portal seperti Steam atau Origin saat ini? Terlepas dari gamenya yang terhitung lebih terjangkau daripada versi fisik, “kepemilikan” Anda akan sangat bergantung tak hanya pada eksistensi perusahaan di belakangnya saja, tetapi juga  kebijakan yang mereka ambil di masa depan. Bagaimana jika akhirnya mereka memutuskan untuk memotong akses Anda begitu saja tanpa ada peringatan sama sekali? Hal inilah yang sempat terjadi dengan gamer dari Myanmar dan Iran yang mengeluhkan hal tersebut di situs komunitas Reddit. Apa pasal? Tanpa alasan yang jelas, tak ada satupun dari mereka bisa mengakses game mereka smaa sekali.

Meminta bantuan di Reddit, gamer dari Myanmar dan Iran tersebut langsung mendapatkan respon yang cukup kuat, termasuk dari ragam media yang ada. EA sendiri beralasan bahwa penutupan akses tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut embargo antara Amerika Serikat dan beberapa negara, yang tentu saja tak bisa diterima dengan akal sehat. Respon ramai ini jugalah yang akhirnya mendorong EA melakukan tindakan konkrit. Berbicara dengan Polygon, EA akhirnya memastikan bahwa mereka akan membawa kembali layanan mereka ke Myanmar dan sekaligus, meminta maaf untuk ketidaknyamanan yang terjadi. Mereka akan berbagi informasi dalam beberapa waktu ke depan.

Mematikan akses Origin satu negara secara sepihak, EA dikritik di dunia maya.
Mematikan akses Origin satu negara secara sepihak, EA dikritik di dunia maya.

Apa yang terjadi dengan gamer dari belahan dunia “kecil” ini tentu saja menimbulkan kekhawatiran tersendiri, setidaknya memberikan perspektif baru soal kelemahan distribusi game secara digital itu sendiri. Bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah kasus seperti ini akan menghalangi Anda membeli game-game digital di masa depan?

Source: Polygon

Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…