EternalEnvy Ungkap Rahasia Kotor Tim Secret DOTA 2!

Reading time:
October 10, 2016
ee-dota-2

Siapa yang tak mengenal tim Secret untuk scene DOTA 2 saat ini? Walaupun performa mereka bisa dibilang mengecewakan di turnamen The International tahun ini, mereka tetap berhak menyandang predikat sebagai tim  “raksasa” yang punya potensi luar biasa. Ia mungkin sudah ditinggalkan anggota bintangnya saat ini yang membuat sang kapten – Puppey kemudian memilih komposisi tim yang sebagian besar diisi oleh pemain pro dari region SEA. Sama seperti kami, beberapa dari Anda mungkin juga merupakan fans berat tim ini. Namun sayangnya, apa yang terjadi di permukaan ternyata tak sebaik yang terjadi di dalam. Dan salah satu pemain pro yang terkenal karena kejujurannya – EternalEnvy aka Jacky Mao akhirnya angkat bicara!

Sudah keluar dari Secret, EternalEnvy yang biasa dikenal sebagai EE menulis dan merilis sebuah blog panjang terkait alasan mengapa ia keluar dari tim raksasa yang satu ini, sekaligus membuka perspektif yang lebih baik terkait kejadian di layar belakang Secret, keuangan, dan juga masalah pada sang kapten yang ternyata punya peringai buruk – Puppey. Didukung dengan serangkaian screenshot chat antara dirinya, Puppey, dan pemilik klub – Kemal, EE membuka kepada dunia soal bobroknya  management tim Secret DOTA 2 dan bagaimana anggota tim yang sempat bergabung di dalamnya sepertinya masuk ke dalam satu perputaran penipuan raksasa. Apa saja yang terjadi?

  • Dari sisi keuangan, EE menyebut Secret gagal memenuhi kewajiban mereka. Management memotong 10% dari uang yang didapatkan pemain untuk alasan yang tak jelas. Angka ini juga disetujui oleh Puppey – sang kapten begitu saja, tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan anggota tim yang lain.
  • Para pemain tidak mendapatkan gaji bulanan
  • Pemain sempat dijanjikan akan mendapatkan gaji bulanan sekitar USD 12.000 – 15.000, namun tak pernah terealisasi
  • Semua fasilitas “mewah” yang mereka dapatkan, dari kamar hotel, makanan, menyewa bintang porno untuk ikut tur, drones, hingga beberapa model selama The International dicurigai diambil dari uang yang seharusnya masuk ke kantong pemain, tanpa dikomunikasikan terlebih dahulu.
  • Hampir sebagian besar sponsor yang masuk ke dalam tim Secret diklaim tak memberikan apapun untuk gaji pemain. Deal sponsor tersebut disebut Kemal habis untuk keperluan management tim.
  • EE dan mantan anggota tim yang lain masih belum mendapatkan uang yang seharusnya jadi hak mereka.
  • Puppey disebut EE sebagai seorang kapten yang bedebah dan super malas. Berbeda dengan persona yang ia tunjukkan di publik.
  • Puppey sering mem-bully W33ha selama karirnya di Secret.
  • Universe disebut keluar dari tim Secret karena malasnya Puppey.
  • Puppey juga disebut sering melakukan konfrontasi dengan para pemain yang lain dengan mengajak mereka untuk berkelahi secara fisik.

Apa yang dituliskan oleh EternalEnvy di blog terbarunya ini tentu saja mengejutkan, apalagi melihat status tim Secret dan Puppey yang selama ini di permukaan terlihat sebagai orang “baik-baik”. Komunitas DOTA 2, terutama di Reddit pun, tak sungkan mengemukakan kekecewaan mereka. Apalagi EE sendiri dikenal sebagai pemain pro yang walaupun banyak menimbulkan drama, memang punya sikap yang jujur dan tak takut untuk mengungkapkan  apapun yang terjadi di dunia nyata atau pendapat pribadinya. Management Tim Secret DOTA 2 sendiri masih belum angkat bicara terkait post blog yang juga didukung oleh mantan anggota tim lain – Misery ini. Satu yang pasti, mereka sudah menarik diri dari turnamen Summit 6 yang seharusnya mereka ikuti.

Anda yang tertarik membaca blog post milik EternalEnvy yang diungkapkan dengan sangat detail dengan ragam bukti percakapan tersebut bisa menuju ke sini.

From hero to zero huh, Puppey?

Load Comments

PC Games

May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…
May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…

PlayStation

June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…
May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…