Terlalu Seram, FNAF: Sister Location Mungkin Ditunda

Reading time:
October 5, 2016
sister-location

Anda aneh membaca judul di atas? Tenang saja, perasaan yang sama juga terjadi pada kami yang menulisnya. Seperti yang kita tahu, Five Nights at Freddy’s (FNAF) memang menjadi “fenomena” unik di industri game. Kesuksesan game yang diracik oleh satu orang – Scott Cawthon tersebut memang tak pernah terprediksi. Popularitasnya sebagai sebuah game horror jump scare yang efektif memancing reaksi membuatnya jadi favorit banyak Youtuber ternama, yang kemudian memperkenalkan game ini bagi banyak fans mereka. Saking terkenalnya, FNAF bahkan berhasil mengamakan sebuah proyek film adaptasi yang saat ini masih misterius. Dan proses eksploitasi franchise ini sendiri tampaknya belum berakhir.

Sebuah seri baru bernama – Sister Location sendiri direncanakan akan dirilis di awal Oktober 2016 ini. Namun sepertinya, penundaan akan terjadi. Alasannya? Seperti yang kamu tuliskan di atas, absurd. Dalam post resminya di forum Steam, Scott Cawthon secara terbuka membuka kemungkinan penundaan rilis untuk waktu yang belum ditentukan.

Dianggap memiliki elemen plot yang terlalu
Dianggap memiliki elemen plot yang terlalu “gelap”, Scott Cawthon mempertimbangkan penundaan rilis untuk FNAF: Sister Location.

Alasannya? Ia merasa bahwa ada banyak titik di plot yang ia rasa terlalu gelap dan menyeramkan, bahkan membuat dirinya sendiri muak. Dia masih bingung akan mempertahankannya atau menunda game ini beberapa bulan untuk membuatnya sedikit lebih ringan agar bisa dinikmati anak-anak. Untuk saat ini, ia belum mengambil keputusan apapun. Apakah pernyataan ini serius atau sekedar bercanda? Masih menjadi misteri.

Jadi, apakah FNAF: Sisters Location akan ditunda atau tetap dirilis di tanggal 7 Oktober 2016 ini? Untuk saat ini, tak ada yang tahu selain Scott Cawthon sendiri. Bagaimana menurut Anda sendiri? Apakah ini alasan yang bisa Anda terima untuk sebuah proses penundaan rilis?

Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…