CPY Bobol Denuvo God Eater Resurrection

Reading time:
November 9, 2016
denuvo logo

Komunikasi sepertinya menjadi salah satu hal “baru” yang muncul dari kelompok peretas – CPY, satu-satunya yang saat ini mengerti dan memahami bagaimana caranya menundukkan sistem anti-bajakan mumpuni – Denuvo. Ketika membobol game sepakbola dari Konami – Pro Evolution Soccer 2017 beberapa waktu yang lalu, mereka sempat mengirimkan pesan bagaimana mereka kecewa dengan proses port yang ada. Di rilis update beberapa waktu yang lalu, CPY juga sempat menuliskan clue untuk game yang tengah mereka kerjakan selanjutnya. Sesuatu yang mereka sebut, berhubungan dengan “resep”. Dan hari ini, misteri terbaru dari game apa yang tengah mereka kerjakan tersebut akhirnya terbuka.

CPY akhirnya membobol sistem Denuvo untuk game Bandai Namco pertama yang menggunakannya – God Eater Resurrection. Diretas beberapa bulan setelah rilisnya, dan mengikuti tren mereka di dua proyek sebelumnya, CPY juga mengirimkan sedikit pesan singkat untuk proyek yang satu ini. Mereka secara terbuka mengaku bahwa keputusan untuk menjadikan God Eater Ressurection sebagai fokus di tengah game Denuvo lain yang lebih populer mungkin sesuatu yang terhitung absurd. Namun mereka menegaskan bahwa mereka tak peduli. Mereka juga menyebut bahwa hal-hal baik akan datang untuk mereka yang sabar menunggu.

Bobol God Eater Resurrection, CPY menyebut bahwa mereka tahu ini rilis tak populer dan menegaskan bahwa mereka tak peduli.
Bobol God Eater Resurrection, CPY menyebut bahwa mereka tahu ini rilis tak populer dan menegaskan bahwa mereka tak peduli.

Dengan semua rilis yang mereka lemparkan untuk beberapa minggu terakhir yang semuanya difokuskan untuk game-game yang terhitung “baru”, maka kunci keamanan untuk meruntuhkan Denuvo sepertinya memang sudah berada di tangan CPY. Satu-satunya kombinasi yang belum pernah mereka pecahakan hanyalah game-game Ubisoft yang mengkombinasikan Uplay dan Denuvo di saat yang sama, seperti Far Cry Primal selanjutnya. GGWP, CPY..

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…