Preview Titanfall 2: Mengejutkan!

Reading time:
November 1, 2016
titanfall-2-part-1-jagatplay-13

Aneh adalah kata yang mungkin akan meluncur ketika Anda memerhatikan tanggal rilis yang diputuskan EA dan Respawn Entertainment untuk proyek terbaru mereka – Titanfall 2. Berbeda dengan game-game raksasa lain yang biasanya mencari ruang rilis yang lebih “aman” ketika bersaing dengan game raksasa yang lain, apalagi yang mengusung genre yang serupa, mereka cukup gila untuk bersaing di tengah dua nama raksasa yang lain – Battlefield 1 dan Call of Duty: Infinite Warfare. Untuk Battlefield 1 yang notabene merupakan produk di bawah bendera yang sama, EA sendiri yakin bahwa perbedaan tema perang antara kedua franchise ini tak akan mempengaruhi satu sama lain. Besar kemungkinan tanggal rilis ini justru dipilih untuk menandingi COD: Infinite Warfare yang juga membawa pertempuran tersebut jauh ke masa depan dengan tema sci-fi. Lantas, impresi pertama seperti apa yang ditawarkan oleh Titanfall 2 ini?

Kesan Pertama

Sangat disayangkan dan mengejutkan adalah dua kata yang kami pilih untuk menjelaskan impresi pertama untuk Titanfall 2 ini, setidaknya dari mode single player yang ia tawarkan. Mengapa? Bukan karena kualitasnya yang buruk, melainkan karena kondisi sebaliknya. Sangat disayangkan karena dengan popularitas Battlefield 1 dan COD: Infinite Warfare yang lebih kuat, besar kemungkinan gamer FPS dengan budget yang terbatas berakhir melewatkan Titanfall 2 dan menjadikannya sebagai game alternatif yang tak perlu dicicipi dalam waktu dekat. Padahal, ia berakhir jadi sebuah proyek game FPS yang mengejutkan, bahkan untuk kami sendiri. Berangkat dengan ekspektasi yang minimal, mode single player Titanfall 2 hadir dengan satu kata yang tercetak jelas – Memukau!

Tangan dingin Respawn Entertainment yang berisikan para veteran bekas Infinity Ward di kala eksistensi Call of Duty: Modern Warfare di masa lalu kembali memperlihatkan tajinya. Mode single player Titanfall 2 berakhir jauh lebih fantastis dari yang kami bayangkan. Respawn sepertinya masih belum kehilangan sentuhan magis mereka untuk tak hanya membangun sebuah cerita solid dengan karakter yang mudah disukai, tetapi juga atmosfer pertempuran yang epic. Hampir semua hal mereka eksekusi mantap, bahkan cukup untuk membuat kami menyebut bahwa Respawn menangani sensasi parkour yang ada lebih baik daripada apa yang dilakukan DICE di Mirror’s Edge Catalyst. Dikombinasikan dengan inovasi gameplay yang juga tak pernah terpikirkan sebelumnya, ini jadi sebuah eksekusi yang berakhir sangat manis.

Namun untuk sementara ini, kami tentu saja masih belum bisa melakukan review penuh. Kami sendiri baru mencicipi sekitar 2-3 pertandingan multiplayer saja sebelum menulis artikel preview ini, yang tentu saja, akan jadi fokus setidaknya hingga impresi akhir via artikel review siap meluncur. Sembari menunggu waktu yang lebih baik untuk itu, izinkan kami melemparkan segudang screenshot fresh from oven ini untuk membantu Anda mendapatkan sedikit gambaran soal apa itu Titanfall 2. It’s awesome!

Klik Gambar untuk Memperbesar!

titanfall-2-part-1-jagatplay-14 titanfall-2-part-1-jagatplay-21 titanfall-2-part-1-jagatplay-28 titanfall-2-part-1-jagatplay-36 titanfall-2-part-1-jagatplay-45 titanfall-2-part-1-jagatplay-46 titanfall-2-part-1-jagatplay-50 titanfall-2-part-1-jagatplay-59 titanfall-2-part-1-jagatplay-65 titanfall-2-part-1-jagatplay-70 titanfall-2-part-1-jagatplay-79 titanfall-2-part-1-jagatplay-105 titanfall-2-part-1-jagatplay-111 titanfall-2-part-1-jagatplay-117 titanfall-2-part-1-jagatplay-127
Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…

PlayStation

October 15, 2021 - 0

Review Demon Slayer – Kimetsu no Yaiba- The Hinokami Chronicles: Pemuas Para Fans!

Meledak dan langsung menjadi salah satu anime yang paling dicintai…
October 6, 2021 - 0

Review Far Cry 6: Revolusi yang Minim Revolusi!

Sebuah franchise shooter andalan, posisi inilah yang harus dipikul oleh…
October 1, 2021 - 0

Review Lost Judgment: Peduli Rundungi!

Sebuah langkah yang jenius atau ekstrim penuh resiko yang terhitung…
September 27, 2021 - 0

Review Diablo II Resurrected: Bentuk Baru, Cinta Lama!

Blizzard dan kata “remaster” sejauh ini memang bukanlah asosiasi yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…