Berusaha Menangkan Steam Award, Dev. ARK Sogok Gamer dengan Konten

Reading time:
December 28, 2016
ark survival evolved

Ark: Survival Evolved sempat dipuja-puji sebagai salah satu game Early Access yang begitu menjanjikan di masa lalu. Walaupun masih dipenuhi dengan bug dan glitch, konsep dunia open-world dengan multiplayer yang ia tawarkan berhasil mengundang basis fans yang cukup fanatik. Namun sayangnya, respon positif tersebut seketika berakhir negatif ketika sang developer tiba-tiba berusaha menjual DLC berbayar, yang tentu aneh untuk sebuah game Early Access yang belum rampung. Tanda tanya besar pada niat sang developer untuk menyelesaikan Ark dipertanyakan. Dan kini, mereka hadir dengan kontroversi lainnya.

Seperti yang sebagian besar dari kita tahu, untuk pertama kalinya, Valve akhirnya menyelenggarakan Steam Award untuk memberikan penghargaan pada game-game PC yang sempat dirilis di Steam, berdasarkan kategori tertentu. ARK: Survival Evolved berhasil menjadi salah satu kandidat untuk kategori “Best Use of A Farm Animal”. Sayangnya, metode yang mereka pilih untuk menuai suara voting dari para gamer justru memancing reaksi negatif. Benar sekali, mereka berusaha menyogok gamer dengan konten.

Ark menjanjikan binatang domba di update selanjutnya JIKA mereka menang Steam Award.
Ark menjanjikan binatang domba di update selanjutnya JIKA mereka menang Steam Award.:

Mereka hadir dengan janji. Jika ARK: Survival Evolved berhasil memenangkan kategori tersebut, mereka akan menambahkan binatang domba dalam update besar selanjutnya. Kampanye tersebut merekan suarakan via post resmi di Steam Community. Namun alih-alih mendapatkan respon positif, strategi seperti ini justru memicu reaksi negatif dari gamer. Sang developer dianggap “menyandera” konten yang seharusnya menjadi hak gamer di belakang omong-kosong penghargaan. Mereka juga menyebut bahwa ARK seharusnya lebih berfokus memperbaiki perilaku binatang dalam game mereka yang masih penuh dengan glitch, alih-alih berusaha memenangkan award ini.

Sang developer sendiri masih belum angkat bicara soal respon negatif yang mereka dapatkan ini. Bagaimana menurut Anda sendiri? Apakah iming-iming konten untuk vote sebuah award seperti ini adalah tindakan yang etis?

Source: Steam Community

Load Comments

PC Games

August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…
June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…

PlayStation

September 14, 2021 - 0

Review DEATHLOOP: Kesenangan Berulang, Berulang, Berulang!

Kami yakin sebagian besar dari Anda tentu saja sudah familiar…
September 8, 2021 - 0

Review Tales of Arise: Dahaga yang Terpuaskan!

Salah satu seri JRPG yang paling konsisten lahir di industri…
August 27, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Yasuhiro Kitao (Elden Ring)!

Impresi pertama yang begitu kuat dan mengagumkan, tidak ada lagi…
August 27, 2021 - 0

Impresi Elden Ring: Souls dengan Rasa Berpetualang!

Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar nama From Software saat…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…