Capcom: Tak Ada Resident Evil 7 untuk Switch

Reading time:
January 23, 2017
nintendo switch1

Apakah Nintendo Switch akan berhasil “keluar” dari mimpi buruk dan blunder generasi sebelumnya – Nintendo Wii U? Ataukah kutukan minimnya game-game  third party akan terus menghantuinya? Untuk saat ini, sepertinya kejadian terakhir berpotensi kembali terulang. Performa kasarnya yang bahkan tak sebanding dengan Playstation 4 dan Xbox One membuat banyak developer game AAA belum mengungkapkan dukungan mereka terhadap konsol hybrid handheld yang satu ini. Setelah EA yang belum bisa memastikan Mass Effect Andromeda dan Titanfall 2 untuknya, kini giliran developer Jepang – Capcom menyatakan hal serupa untuk game horror terbarunya.

Benar sekali, tak ada Resident Evil 7 untuk Nintendo Switch. Hal ini diungkapkan oleh sang producer – Masachika Kawata dalam wawancara terbarunya dengan situs Express. Kawata menyebut Switch adalah sebuah hardware yang benar-benar unik. Walaupun ia sangat tertarik untuk melihat beragam kemungkinan yang bisa tercipta dengannya, ia saat ini tak punya rencana apapun terkait Resident Evil untuk Nintendo Switch itu sendiri. Sayangnya, ia sendiri tak memberikan penjelasan lebih detail soal alasan dibaliknya.

Capcom menyatakan bahwa mereka saat ini tak punya rencana apapun terkait Resident Evil untuk Nintendo Switch.
Capcom menyatakan bahwa mereka saat ini tak punya rencana apapun terkait Resident Evil untuk Nintendo Switch.

 

Apakah ini karena engine terbaru Resident Evil 7 – RE Engine berakhir terlalu “berat” untuk ditangani oleh Nintendo Switch? Ini sepertinya menjadi penjelasan paling rasional saat ini. Satu yang pasti, konfirmasi Capcom ini tentu saja menjadi pukulan ekstra untuk kekhawatiran soal minimnya game-game third party yang sudah mengemuka sejak presentasi Nintendo Switch beberapa waktu yang lalu. Aww Nintendo..

Source: Express

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…