Resident Evil 7 Laku Keras

Reading time:
January 27, 2017

 

Resident-Evil-7-jagatplay-203-600x338

Rasa tak pasti, khawatir, dan kecemasan bahwa ia akan berakhir mengkhianati akarnya sendiri, inilah yang dirasakan banyak gamer pencinta seri Resident Evil ketika pertama kali melihat apa yang hendak ditawarkan Capcom di seri terbaru – Resident Evil 7. Tak lagi dengan kamera fixed seperti di tiga seri utama pertama, ataupun third person seperti tiga seri setelahnya, Capcom berusaha membawa kembali sensasi horror lewat perspektif orang pertama. Berita baiknya? Langkah berani tersebut sepertinya terbayarkan manis. Bahwa tak hanya dipuja-puji di sebagian besar media gaming yang menjajalnya, ia juga berhasil menorehkan penjualan yang yang terhitung fantastis.

Capcom dengan bangga mengumumkan telah berhasil menjual tak lebih dari 2,5 juta kopi Resident Evil 7 lintas platform ke beragam retailer besar. Mereka memberikan tribut khusus bagi implementasi engine teranyar mereka – RE Engine yang mereka anggap sukses untuk membawa kembali daya tarik horror dari franchise yang sudah eksis selama puluhan tahun ini. Kebijakan untuk menyertakan versi demo juga disambut dengan antusiasme cukup tinggi, dengan tak lebih 7,15 juta unduhan – sebuah rekor untuk nama Resident Evil itu sendiri.

7 juta unduhan demo dan 2,5 juta kopi terjual, Capcom senang dengan performa penjualan Resident Evil 7.
7 juta unduhan demo dan 2,5 juta kopi terjual, Capcom senang dengan performa penjualan Resident Evil 7.

Proyek Capcom selanjutnya selain menghadirkan DLC untuk Resident Evil 7, adalah memastikan film CGI terbaru mereka – Resident Evil: Vendetta yang akan dilepas di tahun 2017 ini berakhir sukses. Bagaimana dengan Anda sendiri? Berapa banyak dari Anda yang sudah dan tengah mencicipi Resident Evil 7 saat ini?

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…