Rainbow Six: Siege Akan Adopsi Konsep ala DOTA 2

Reading time:
February 6, 2017
Rainbow-Six-Siege-jagatplay-PART-1-110-600x338

Dari sebuah game yang sempat meragukan di awal, menjadi sebuah proyek game FPS taktikal yang berhasil menyihir jutaan gamer di seluruh dunia. Kalimat ini sepertinya menjelaskan posisi game shooter dari Ubisoft – Rainbow Six: Siege dengan sangat baik. Karena seiring dengan umurnya yang kian “menua”, ragam update dan konsistensi dukungan Ubisoft membuat banyak gamer akhirnya tertarik menjajal game yang satu in dan berakhir, menjadi fans setia. Sepak terjang Rainbow Six: Siege bisa dibilang baru dimulai, dengan harapan Ubisoft yang secara tegas berniat untuk terus mengeksploitasinya hingga beberapa tahun ke depan. Pertanyaannya kini, apa bentuk akhir yang hendak mereka kejar?

Percaya atau tidak, mereka hendak berakhir dengan konsep game-game MOBA seperti halnya DOTA 2 atau League of Legends, misalnya. Dengan konten Year Two yang menambahkan 8 orang operator baru dengan skill unik dan peta teranyar yang akan didistribusikan secara berkala, Ubisoft percaya bahwa daya tarik Rainbow Six: Siege akan berfokus pada hal tersebut nantinya. Bahwa sepertinya halnya DOTA 2 atau LoL, mereka tak tertarik untuk menambahkan mode permainan baru dengan objektif yang berbeda-beda. Satu objektif, satu mode permainan utama, namun sensasi permainan yang selalu bervariasi berkat meta variasi operator dan peta yang tak pernah sama.

Daripada menambahkan lebih banyak mode permainan, Ubisoft ingin Siege mengadopsi konsep game MOBA. Dimana meta terus berubah dengan hadirnya lebih banyak operator dan peta di update tahunan.
Daripada menambahkan lebih banyak mode permainan, Ubisoft ingin Siege mengadopsi konsep game MOBA. Dimana meta terus berubah dengan hadirnya lebih banyak operator dan peta di update tahunan.

Hal ini disampaikan langsung oleh sang Brand Director – Alexandre Remy dalam wawancaranya dengan situs gaming – PC Gamer. Remy menyebut bahwa update “Year” ini akan terus dilakukan di masa depan, dengan menambahkan setidaknya 8 orang operator setiap tahun. Tujuan jangka pendek mereka adalah setidaknya menyediakan 50 variasi operator di tahun keempat, dan kemudian bergerak menuju setidaknya 100 orang operator di tahun keenam. Sebuah komitmen berbeda yang tak pernah diperlihatkan Ubisoft sebelumnya, tentu saja.

Dengan kehadiran para Operators yang tak banyak berbeda dengan para Heroes di game-game MOBA ini, Ubisoft membawa Rainbow Six: Siege ke arah yang terhitung unik. Bagaimana dengan Anda sendiri? Berapa banyak dari Anda yang masih setia mencicipinya dan tak sabar menunggu hadirnya konten Year Two?

Source: PC Gamer

Load Comments

PC Games

May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…
May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…

PlayStation

June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…
May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…