Pemerintah Uzbekistan Larang Peredaran 34 Buah Game

Reading time:
May 30, 2017
uzbek

Kebijakan satu negara memang tidak harus bisa dipahami oleh masyarakat di negara lain, terutama karena perbedaan budaya hingga sekedar normal sosial yang berdiri di atasnya. Namun sulit rasanya untuk tidak melihat dengan sinis setiap kali satu pemerintahan berupaya untuk melarang rilis sebuah game atas nama “moral”. Seolah mengabaikan beragam hasil penelitian yang sepertinya setuju bahwa tidak pernah ada asosiasi yang kuat antara kekerasan atau degradasi moral terhadap konten video game itu sendiri, stigma ini ternyata terus terjadi. Seperti yang baru saja dilakukan oleh pemerrintahan Uzbekistan.

Tidak main-main, Pemerintah Uzbekistan melarang peredaran setidaknya 34 buah game, rilis baru ataupun lawas. Larangan ini membuat game-game ini tidak boleh di-import atau didistribusikan di negara tersebut, baik versi legal ataupun ilegal. Pemerintah lokal menyebut bahwa game-game ini bisa memicu kekerasan, pornografi, masalah keamanan, hingga stabilitas politik di negara Asia Tengah tersebut. Mereka juga menuliskan ada ketakutan bahwa game-game ini bisa merusak kedamaian dan kerukunan antar umat beragama. 34 Game tersebut antara lain berisikan game seperti Silent Hill, Resident Evil, GTA, DOOM, hingga The Sims.

Pemerintah Uzbekistan melarang peredaran 34 buah game, termasuk The Sims.
Pemerintah Uzbekistan melarang peredaran 34 buah game, termasuk The Sims.

Alasan lain yang dilemparkan oleh pemerintah Uzbekistan adalah potensi bahwa game-game ini justru bisa menyebarkan informasi yang salah terkait Uzbekistan itu sendiri, terutama dari nilai-nilai sejarah, budaya, dan spiritual. Masyarakat Uzbek, terutama yang berasal dari kalangan muda justru melihat aksi ini kian meredupkan semangat patrotisme. Sementara yang lain mengomentari soal skala prioritas yang rancu, mengingat ada banyak masalah yang seharusnya ditangani oleh pemerintah itu sendiri.

Bagaimana menurut Anda sendiri? Apakah keputusan pelarangan rilis game seperti ini adalah tindakan yang masuk akal?

Source: BBC

Tags:

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…