Tak Rilis Demo untuk PC, Dev. Prey Jadikan Sistem Refund Steam Alasan

Reading time:
May 4, 2017
prey-2017-600x338

Sudah bukan pemandangan baru sebenarnya ketika melihat PC berujung menjadi platform “anak tiri” terlepas dari statusnya sebagai platform dinamis yang bisa dioptimalkan oleh developer untuk memperlihatkan kualitas terbaik proyek racikan mereka. Tak sekedar beberapa kasus game “eksklusif” konsol saja yang pernah terjadi di masa lalu, tetapi juga beberapa kejadian teranyar – seperti keengganan untuk merilis versi demo untuk platform yang satu ini. Kekhawatiran soal kemungkinan data-mining hingga pembajakan pun sempat mengemuka. Namun developer game FPS terbaru – Prey, Arkane Studios punya satu alasan baru.

Prey memang sudah merilis versi demo berdurasi 1 jam untuk Playstation 4 dan Xbox One, tetapi melewatkan PC tanpa alasan yang jelas. Namun di wawancara teranyarnya bersama dengan AusGamers, president Arkane – Ralph Colantonio hadir dengan satu alasan absurd. Benar sekali, ia justru menjadikan fitur refund dari Steam sebagai alasan.

Colantonio menyebut bahwa resource mereka hanya untuk merilis satu versi demo saja. Memilih antara versi PC dan konsol, mereka akhirnya memutuskan untuk berfokus di konsol. Alasannya? Karena versi PC di Steam selalu bisa memanfaatkan fitur refund yang ada. Gamer selalu bisa mencicipi Prey di 2 jam gameplay pertama dan mengembalikannya dengan jaminan uang penuh jika tak puas. Colantonio menyebut bahwa hal ini sebenarnya tak berbeda dengan sebuah “versi demo”. Komentar yang tentu saja, mengundang reaksi negatif gamer di dunia maya, terutama yang menjadikan PC sebagai platform gaming utama mereka.

Arkane menyebut bahwa gamer PC selalu bisa membeli Prey dan mengembalikanya jika tak puas melalui kebijakan refund Steam. Sesuatu yang ia samakan dengan sebuah " width="600" height="338" title="Tak Rilis Demo untuk PC, Dev. Prey Jadikan Sistem Refund Steam Alasan 2">
Arkane menyebut bahwa gamer PC selalu bisa membeli Prey dan mengembalikanya jika tak puas melalui kebijakan refund Steam. Sesuatu yang ia samakan dengan sebuah “demo”>

Arkane Studios dan Bethesda sendiri rencananya akan merilis Prey untuk Playstation 4, Xbox One, dan PC pada tanggal 5 Mei 2017 besok. Bagaimana menurut Anda sendiri? Apakah alasan yang disebut oleh Colantonio ini terhitung masuk akal?

Source: AusGamers

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…