Dev. Hitman Kini Berubah Menjadi Studio Indie

Reading time:
June 16, 2017
hitman

Jika Anda dan saya berdiskusi tahun lalu soal masa depan Hitman, maka kita sama-sama mungkin akan melihatnya dengan kacamata yang positif. Seri Absolution berhasil “menghidupkan kembali” franchise yang sempat beristirahat cukup lama ini, disusul dengan seri terbaru yang mungkin membingungkan lewat rilis dalam format episodiknya, namun memesona dari kualitas yang ada. Akhir tahun kemarin juga memperlihatkan kecenderungan tersebut dengan kepastian Season 2 yang tengah dikerjakan. Namun apa yang terjadi? Sang publisher – Square Enix tiba-tiba memutuskan kontrak kerja mereka, hendak menjualnya, dan menghadirkan lebih banyak tanda tanya soal kelanjutan Hitman. Untungnya? Kasus ini berakhir dengan berita baik.

Setelah sempat dikabarkan akan dicarikan investor baru, dev. Hitman – IO Interactive justru hadir dengan solusi yang lebih menggembirakan. Mereka mengkonfirmasikan bahwa kini mereka berhasil sebagai studio game yang berdiri di atas kaki mereka sendiri – sebuah studio indie. Tidak hanya itu saja, mereka juga berhasil bernegosiasi dengan Square Enix dan mendapatkan hak sepenuhnya atas Hitman. IOI mengaku melihat kondisi saat ini sangat menarik karena mereka punya kebebasan mutlak untuk menentukan arah Hitman selanjutnya. Mereka juga tak lupa mengajak dan membuka diri bagi “investor” yang tertarik dengan karya mereka selama ini.

IO Interactive tak lupa mengucapkan terima kasih kepada semua gamer, komunitas, teman di media, dan semua orang lainnya yang sudah mendukung mereka selama beberapa minggu terakhir ini. Mereka juga siap berbagi soal apa rencana masa depan mereka di beberapa minggu ke depan.

Bagaimana menurut Anda sendiri? Apakah Anda termasuk gamer yang senang bahwa hak atas Hitman dibawa oleh IO Interactive? Atau Anda justru lebih menginginkannya di bawah bendera Square Enix?

Source: IOI

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…