UFO 50 – Kompilasi 50 Game dari 5 Dev.Indie

Reading time:
August 8, 2017

Scene indie memang membawa angin segar bagi industri game. Kebebasan kreatif yang mereka miliki tanpa campur tangan publisher raksasa di belakang melahirkan begitu banyak game yang bahkan, tidak pernah terpikirkan oleh gamer sekalipun. Beberapa hadir inovatif dengan gameplay yang belum pernah Anda lihat sebelumnya, sementara tidak sedikit yang berhasil menghadirkan kualitas yang bahkan melebihi game-game AAA sekalipun. Kini, sesuatu yang berbeda berusaha ditawarkan oleh dev. di balik nama besar Spelunky bersama dengan 4 dev. indie lainnya. Sebuah game cita rasa klasik yang akan mengingatkan Anda pada era NES.

Tidak hanya satu, tetapi 50 buah game akan dirilis bersamaan dalam sebuah kompilasi yang akan disebut sebagai UFO 50. Lahir dari 5 dev. indie yang berdiri di belakang game seperti Spelunky, Downwell, Time Barons, Skorpulac, dan Madhouse, UFO 50 akan memuat hampir semua genre game di dalamnya, dari platformer, shooter, puzzle, hingga RPG.

UFO 50 akan memuat sekitar 50 game dari ragam genre racikan 5 dev. indie.
UFO 50 akan memuat sekitar 50 game dari ragam genre racikan 5 dev. indie.

Walaupun diakui beberapa game akan tampil pendek, namun sang developer juga mengklaim bahwa tidak sedikit game yang akan menawarkan gameplay lebih panjang. Kombinasi 50 game ini dipercaya akan bisa menawarkan hiburan hingga ratusan jam untuk Anda yang tertarik. Tidak hanya itu saja, beberapa di antaranya juga mengusung mode multiplayer.

UFO 50 sendiri rencananya akan dirilis pada tahun 2018 mendatang, dengan PC untuk sementara ini, sebagai satu-satunya platform rilis yang diumumkan. Bagaimana dengan Anda sendiri? Tertarik dengan kompilasi seperti ini?

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…