Band Rock Jepang – VAMPS Isi Soundtrack Code Vein

Reading time:
September 26, 2017

Kolaborasi antara musisi Jepang dan rilis game yang ditelurkan oleh developer asal negeri sakura tersebut memang bukan lagi sesuatu yang terhitung asing. Sejak era Playstation pertama, tidak sedikit produk game yang menggandeng penyanyi dan band papan atas untuk mengisi soundtrack utama game mereka. Dari penyanyi solo sekelas Ayumi Hamasaki dan Utada Hikaru, hingga band ternama seperti Bump of Chicken hingga L’arc En Ciel sekalipun. Untuk nama band yang terakhir ini, bahkan proyek sampingan sang vokalis juga dipastikan akan menjadi pengisi soundtrack untuk game Souls-like terbaru dari Bandai Namco dan tim di balik God Eater – Code Vein.

Lewat sebuah video resmi, Bandai Namco mengumumkan bahwa duo band rock Jepang – VAMPS yang terdiri dari Hyde (L’arc en Ciel) dan K.A.Z (Oblivion Dust) akan menjadi pengisi soundtrack untuk Code Vein. Beberapa lagu dari album terbaru band yang sudah berdiri sejak tahun 2008 silam ini – Underworld yang sempat dirilis bulan Juli 2017 kemarin akan mengisi game action RPG yang satu ini. Mengingat keduanya mengusung konsep vampire, ini tentu saja jadi kolaborasi yang tidak terlalu mengejutkan.

Band rock Jepang ternama - VAMPS yang berisikan Hyde (Laruku) dan KAZ (Oblivion Dust) akan mengisi OST untuk game Souls-like terbaru Bandai Namco - Code Vein.
Band rock Jepang ternama – VAMPS yang berisikan Hyde (Laruku) dan KAZ (Oblivion Dust) akan mengisi OST untuk game Souls-like terbaru Bandai Namco – Code Vein.

Code Vein sendiri rencananya akan dirilis pada awal tahun 2018 mendatang untuk Playstation 4, Xbox One, dan tentu saja – PC. Bagaimana dengan Anda sendiri? Berapa banyak dari Anda yang menantikan game Souls-Like yang satu ini?

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…