CPY Menggila, Bobol Denuvo Marvel vs Capcom: Infinite PC

Reading time:
September 25, 2017

 

Marvel vs Capcom Infinite jagatplay part 1 (222)

Apakah kejadian selama tiga hari terakhir ini akan membuat publisher, khususnya yang berasal dari Jepang untuk merasa jera mengandalkan Denuvo di rilis PC untuk game-game teranyarnya? Untuk saat ini, tidak ada yang tahu. Satu yang pasti, langkah yang dilakukan Denuvo untuk terus membenahi sistem anti-bajakan mereka dengan lebih banyak update sepertinya berakhir sia-sia. CPY, tim peretas asal Italia yang memang jadi “musuh utama” sistem ini terus mengeluarkan rilis untuk game-game yang mereka lindungi. Setelah PES 2018, kini giliran game fighting terbaru Capcom – Marvel vs Capcom: Infinite yang jadi korban.

Setelah berhasil membobol PES 2018 belum lama ini, CPY akhirnya memperkenalkan “korban” terbaru mereka – Marvel vs Capcom: Infinite. Tidak lagi menyertakan clue seperti kebiasaan mereka di masa lalu, rilis ini tentu saja menjadi kejutan tersendiri. Di NFO yang mereka rilis, CPY juga membeberkan satu ekstra lapisan proteksi misterius yang mereka sebut sebagai “Nasty Stuff”, namun tidak dibuka secara mendetail lebih jauh. Walaupun menitikberatkan pada pengalaman online melawan pemain dari seluruh dunia secara online, gamer bajakan kini berkesempatan “menikmati” mode Story dengan pendekatan sinematik yang ditawarkan Capcom.

Setelah PES 2018, kini giliran Marvel vs Capcom: Infinite yang jadi korban terbaru CPY.
Setelah PES 2018, kini giliran Marvel vs Capcom: Infinite yang jadi korban terbaru CPY.

Dengan semakin banyaknya rilis game berbasis Denuvo yang dilepas CPY dalam waktu yang terhitung “singkat” sejak rilis resminya, ini tentu saja seharusnya semakin membuat kredibilitas sistem anti-bajakan ini kian dipertanyakan. Masihkah Denuvo dipercaya untuk rilis-rilis game di masa depan? Kita tunggu saja.

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…