Dipimpin Veteran, Square Enix Umumkan Left Alive

Reading time:
September 19, 2017

Seperti halnya event-event gaming besar seperti E3, Gamescom, atau Playstation Experience itu sendiri, Sony juga memanfaatkan panggung utama Tokyo Game Show 2017 untuk memperlihatkan proyek-proyek teranyar untuk konsol andalan mereka – Playstation 4. Dengan berfokus untuk membicarakan game-game dari talenta di dalam Jepang sendiri, beberapa judul baru mengemuka dengan detail yang begitu samar, termasuk untuk proyek terbaru Square Enix yang satu ini. Yang membuatnya menarik dan pantas untuk diantisipasi justru mengakar dari nama-nama besar yang akan mengerjakannya.

Samar dengan sedikit bumbu aksi dan dunia yang sepertinya tengah di ambang kehancuran, Square Enix secara resmi mengumumkan proyek terbaru mereka – Left Alive. Di sedikit teaser yang ada, Anda juga bisa melihat pesawat militer yang tengah membawa mecha di sana. Yang menarik adalah fakta bahwa ia dipimpin oleh talenta-talenta raksasa di baliknya. Diproduseri oleh Shinji Hashimoto yang sempat terlibat sebagai Brand Manager Final Fantasy dulu, Left Alive juga akan ditangani oleh Yoji Shinkawa (Metal Gear Solid) sebagai desainer karakter, Takayuki Yanase (Ghost in the Shell: Arise, Gundam 00, Xenoblade Chronicles X) sebagai desainer mecha, dan juga Toshifumi Nabeshima (Armored Core) sebagai director.

Berisikan talenta-talenta veteran, Left Alive akan dilepas tahun 2018 mendatang.
Berisikan talenta-talenta veteran, Left Alive akan dilepas tahun 2018 mendatang.

Belum ada kejelasan soal seperti apa gameplay yang akan diusung, walaupun Square Enix menyebutnya sebagai game “survival action shooter”. Lebih banyak detail akan meluncur tanggal 21 September 2017 mendatang via sesi live-streaming khusus. Left Alive sendiri rencananya akan diirlis pada tahun 2018 mendatang untuk Playstation 4 dan PC, tanpa tanggal rilis pasti. Surprise!

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…