Karena Game Fighting Figur Agama Penting, Malaysia Blokir Steam

Reading time:
September 8, 2017
fight of gods

Jika Anda cukup mengikuti informasi video game selama beberapa hari terakhir ini, Anda sepertinya tidak akan asing lagi dengan sebuah game Early Access yang cukup kontroversial – Fight of Gods yang kini tersedia di Steam. Seperti nama yang ia usung, game ini diracik sebagai game fighting yang berisikan karakter-karakter yang sepertinya siap untuk menyinggung beberapa elemen masyarakat. Benar sekali, tidak hanya memuat para dewa-dewa dari mitologi masa lampau sebagai karakter, ia juga membuat fitur agama super penting yang dianggap sakral oleh pengikutnya sebagai roster. Tindakan yang bahkan cukup untuk membuat negara tetangga kita, Malaysia, untuk memblokir penuh Steam karenanya.

Berdasarkan informasi yang dilepas oley Lowyat.net, Pemerintah Malaysia lewat Komisi Komunikasi dan Multimedia (MCMC) kabarnya sudah memblokir penuh Steam Store. Strategi DNS Block ini membuat sebagian besar gamer Malaysia tidak bisa mengakses platform digital milik Valve tersebut. Alasannya? Game Fight of Gods yang memungkinkan Anda untuk bertarung menggunakan Yesus, Budha Gautama, Odin, Musa, hingga Guan Gong itu dianggap berbahaya untuk otoritas yang ada. MCMC sendiri sebenarnya sudah menghubungi Valve secara langsung dan meminta game tersebut diblokir secara lokal, namun sayangnya, tak mendapatkan tanggapan.

Memuat figur agama penting yang sakral, Malaysia memblokir keseluruhan Steam Store karena game bernama Fight of Gods ini.
Memuat figur agama penting yang sakral, Malaysia memblokir keseluruhan Steam Store karena game bernama Fight of Gods ini.

Block ini hanya terjadi untuk keseluruhan halaman Store saja untuk saat ini. Gamer-gamer yang sudah memiliki game tertentu di library mereka, seperti game kompetitif ala DOTA 2 atau PUBG sekalipun, tetap bisa memainkan game mereka tanpa masalah. Bagaimana menurut Anda sendiri? Apakah langkah ini terlalu berlebihan atau sesuatu yang rasional di mata Anda?

Source: Lowyat

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…