Lawan “Serangan Review”, Steam Tambahkan Fitur Baru

Reading time:
September 20, 2017
firewatch

Sebuah pendekatan strategi yang cukup absurd tentu saja jika melihat apa yang terjadi dengan Steam belakangan ini. Review yang menjadi salah satu bagian intergral dari halaman Store untuk membantu gamer yang tertarik untuk berbelanja kini justru berubah menjadi “senjata” gamer di dunia maya untuk menyuarakan rasa keberatan pada kondisi tertentu. Lihat saja bagaimana game seperti Firewatch dibombardir review negatif setelah kasus sang dev. – Campo Santo dengan Pewdiepie, atau bagaimana DOTA 2 sempat mengalami kasus serupa karena dianggap sebagai biang kerok dari absennya Half-Life 3. Valve menyadari masalah ini.

Setelah berhadapan dengan beberapa kasus seperti ini, Valve akhirnya mengambil langkah konkrit untuk memastikan tren ini tidak mencederai game yang tengah dirudung “masalah” ini. Dalam post resmi mereka di Steam Community, Valve mengaku sempat mempertimbangkan beberapa opsi, dari sekedar membuang Review Score, mengunci sementara game yang terkena kasus, hingga mengubah cara perhitungan skor untuk review. Namun setelah menimbang, mereka hadir dengan solusi yang mereka anggap lebih rasional. Benar sekali, melemparkan sebuah histogram yang lebih deskriptif.

Untuk memerangi
Untuk memerangi “serangan review” yang sering terjadi, Valve menambahkan fitur baru.

Tidak lagi sekedar hanya membaca kesimpulan review yang biasanya berakhir antara “Positive”, “Mixed”, atau “Negative”, Valve kini menambahkan data histogram untuk sesi review tersebut. Dengan diagram ini, Anda bisa membaca dan melihat secara langsung seperti apa tren positif / negatif review game terkait sejak rilis hingga hari Anda mengaksesnya. Tidak hanya untuk mendapatkan gambaran lebih jelas soal game tersebut, Valve juga percaya bahwa histogram seperti ini juga akan merefleksikan perkembangan sebuah game.

Apakah langkah yang ditempuh Valve ini akan mampu mengurangi efek serangan review? Ataukah aksi ini akan terus menjadi tren di masa depan untuk dilakukan gamer demi menyuarakan rasa tidak suka mereka, yang lebih sering dipengaruhi faktor eksternal daripada kualitas game itu sendiri? Kita tunggu saja.

Source: Steam Community

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…