Valve Hapus Hampir 200 Game “Sampah” dari Steam

Reading time:
September 27, 2017
gabe newell steam

Gamer mana yang tidak pernah mengenal kata Steam saat ini, atau bahkan menggunakan platform digital milik Valve ini untuk menikmati game-game original yang ada? Harga bersaing dengan masa diskon yang selalu siap menggoda dompet Anda, Steam memang menjadi bagian tak terpisahkan dari gamer PC saat ini, bahkan di Indonesia sekalipun. Sayangnya, platform digital yang satu ini memang tidak bisa dibilang sempurna. Lambatnya melayani komplain konsumen hingga beragam kebijakan tidak populer sempat terjadi, hingga fakta bahwa ia kini juga jadi “rumah” bagi banyak developer abal-abal untuk meraih ekstra uang dengan cepat. Untuk urusan terakhir ini, Valve akhirnya mengambil tindakan.

Pernahkah Anda menemukan puluhan game-game super murah di Steam dengan gameplay super sederhana yang bahkan bisa Anda temukan dengan mudah di game-game berbasis web di masa lalu? Game yang menggunakan aset dari engine Unity yang kemudian dirilis ulang tanpa banyak perubahan inilah yang menjadi target Valve saat ini. Mereka memutuskan untuk menghapus kurang lebih 173 game dengan identitas yang sama, yang sebagian besar meluncur dari developer bernama – Silicon Echo. Game-game seperti ini memang sering diminati gamer Steam yang berambisi mengumpulkan Trading Card dan meningkatkan level akun mereka.

Valve akhirnya menghapus sekitar 170 game
Valve akhirnya menghapus sekitar 170 game “sampah” dari Steam, sekaligus memutus hubungan bisnis dengan sang publisher / developer.

Valve menyebut bahwa penghapusan ini sendiri bersumber dari laporan dan rasa frustrasi gamer yang sampai ke tangan mereka. Game-game “sampah” yang sebenarnya bersumber dari satu tempat, namun dengan beragam nama akun ini, dinilai Valve berpengaruh negatif terhadap Steam itu sendiri. Ia dianggap mencederai potensi gamer untuk menemukan dan mencari game yang lebih baik, sekaligus jelas, telah berbohong di Steam Store itu sendiri. Oleh karena itu, tidak hanya menghapus game mereka saja, Valve akan memutuskan hubungan bisnis dengan publisher-publisher ini secara permanen.

Bagaimana dengan Anda sendiri? Berapa banyak dari Anda yang sempat tergoda untuk membeli game-game seperti ini?

Source: Polygon

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…