Preview Shadow of War: Skala Lebih Besar!

Reading time:
October 13, 2017
Shadow of War jagatplay PART 1 (1)

Disebut sebagai salah satu game terbaik di tahun 2014 yang lalu, pujian memang pantas diarahkan kepada Monolith Productions dan Warner Bros. atas apa yang berhasil mereka capai dengan Shadow of Mordor. Berbeda dengan game action open-world kebanyakan yang serupa satu sama lain, mereka menyuntikkan sebuah sistem inovatif bernama Nemesis System. Disebut revolusioner, sistem ini memungkinkan sang karakter utama – Talion untuk membangun hubungan “khusus” dengan musuh yang ia temui. Setiap aksi yang Anda lakukan kepada mereka akan menghasilkan konsekuensi tersendiri, yang kemudian meracik sebuah cerita sampingan yang menarik lewat implementasi kepribadian para Orc yang juga dipikirkan dengan matang. Kini, tiga tahun setelahnya, sang seri sekuel – Shadow of War akhirnya mengemuka.

Kesan Pertama

Anda yang senang dengan Shadow of Mordor dan gameplay yang ia usung sepertinya akan merasa familiar, melompat masuk ke dalam Shadow of War. Dari sisi visual, ia memang terlihat lebih baik dibandingkan seri perdananya, namun tidak terlihat istimewa jika dibandingkan dengan game-game rilis modern saat ini. Anda akan berpetualang di lebih banyak varian tempat dan tema. Tidak lagi terperangkap di lokasi sempit seperti seri pertamanya, Anda akan berhadapan dengan lebih banyak area untuk ditundukkan, dengan varian musuh yang juga semakin banyak. Benar sekali, bukan sekedar dikunjungi saja, tetapi ditundukkan.

Salah satu implementasi sistem baru paling signifikan dari Shadow of War adalah menghadirkan fakta dan cerita bahwa perang untuk melawan Sauron tidak bisa lagi ditangani oleh Talion sendiri. Kali ini, dengan berbekal Ring of Power yang baru, ia bisa mulai membangun pasukannya sendiri untuk menundukkan Mordor. Para Orc tidak lagi dilihat sekedar sebagai “musuh”, tetapi juga “teman potensial” yang mungkin akan membantu Anda melenggang lebih mudah menjalani misi yang ada. Tentu saja, Nemesis System juga kembali dalam skala lebih luas. Tidak lagi sekedar merangkap hubungan antara Talion dan Orc yang ia lawan, Nemesis System kini juga diimplementasikan untuk Orc yang berada di bawah kendali Anda. Interaksi ini juga terkadang memunculkan ikon misi sampingan berisikan reward yang pantas untuk dikejar.

Dari sisi kekuatan, berita baiknya, Monolith tidak jatuh pada praktik khas seri sekuel yang biasanya “me-reset” kemampuan karakter utama dengan basis plot.  Talion masih mengusung banyak kekuatan dari seri pertamanya, namun kini diperkuat dengan rangkaian animasi serangan dan eksplorasi baru yang membuatnya lebih lincah. Sistem reward juga dibenahi dengan sistem equipment dengan senjata dan armor yang bisa digunakan Talion. Maka seperti game RPG pada umumnya, equipment-equipment ini sendiri akan dibagi ke dalam beragam kategori kelangkaan dengan masing-masing, bisa berakhir menawarkan buff atau serangan berbeda.

Sembari menunggu waktu lebih proporsional untuk melakukan review, apalagi mengingat keluhan yang sempat mengitari sistem microtransactions yang ia usung, izinkan kami melemparkan segudang screenshot fresh from oven ini untuk membantu Anda mendapatkan sedikit gambaran soal apa itu Shadow of War. For the ring!

RAW Screenshot

(4K dengan Playstation 4 PRO)

Shadow of War jagatplay PART 1 (9) Shadow of War jagatplay PART 1 (6) Shadow of War jagatplay PART 1 (14) Shadow of War jagatplay PART 1 (39) Shadow of War jagatplay PART 1 (88) Shadow of War jagatplay PART 1 (118) Shadow of War jagatplay PART 1 (127) Shadow of War jagatplay PART 1 (133) Shadow of War jagatplay PART 1 (173) Shadow of War jagatplay PART 1 (180) Shadow of War jagatplay PART 1 (196) Shadow of War jagatplay PART 1 (207)
Pages: 1 2 3 4
Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

April 20, 2021 - 0

Review Outriders: Loot-Shooter Memuaskan!

Tidak mudah dikembangkan, jarang memuaskan, dan akan ikut tewas bersama…
April 7, 2021 - 0

Preview Outriders: Ternyata Lumayan Seru!

Ada banyak kasus dimana versi demo yang dikeluarkan oleh developer…
April 6, 2021 - 0

Preview NieR Replicant™ ver.1.22474487139… : Masa Lalu yang Baru!

Datang karena desain karakter yang sensual dan bertahan karena daya…
April 5, 2021 - 0

Review It Takes Two: Butuh Dua untuk Mencinta!

Berapa banyak dari Anda yang sempat mendengar nama Josef Fares…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…