EA Juga Mulai Benahi Microtransactions Need for Speed Payback

Reading time:
November 21, 2017
Need for Speed Payback jagatplay 153

Tahun 2017 sepertinya memang bukan “tahun” yang manis untuk EA. Walaupun game mereka berhasil sukses di pasaran, namun kualitasnya selalu memancing kritik. Baik karena kondisi versi final yang berada jauh di bawah nilai ekspektasi ataupun karena pilihan-pilihan kebijakan penuh ketamakan yang pantas untuk dipertanyakan. Jika kita harus jujur, 3 buah game yang ditelurkan EA tahun ini di luar FIFA 18 – Mass Effect Andromeda, Need for Speed Payback, dan Star Wars Battlefront II mengundang lebih banyak kontroversi daripada pembicaraan soal game itu sendiri. Berita baiknya? Setidaknya EA mulai berbenah.

Walaupun pembicaraan minggu ini lebih didominasi oleh Star Wars Battlefront II, namun game EA yang lain – Need for Speed Payback sebenarnya mengusung masalah yang sama. Kami sempat membicarakan hal tersebut di halaman review kami, dimana kekhawatiran soal pay to win dan proses grinding yang tak menyenangkan menyelimuti game racing arcade ini. Secara tiba-tiba, Ghost Games – sang dev. hadir dengan berita baik. Untuk memastikan sensasi bermain yang jauh lebih baik dan menarik, mereka akan melakukan beberapa perubahan dan penyesuaian, yang sebagian besar darinya berakhir dengan menambahkan jumlah reward yang Anda dapatkan dari setiap aktivitas yang diselesaikan.

Need for Speed Payback jagatplay 18
Setelah sempat dikritik habis-habisan, Ghost Games mulai membenahi Need for Speed Payback dengan sistem reward lebih baik.

Bersama dengan update terbaru ini pula, Ghost games menjanjikan akan melemparkan lebih banyak update balancing di masa depan, termasuk bagaimana cara Tune-Up Shop bekerja hingga part seperti apa yang mereka jual. Walaupun tidak terdengar signifikan, namun ia memperkecil “keharusan” untuk membeli ragam item ini dengan uang nyata. Need for Speed: Payback saat ini tersedia untuk Playstation 4, Xbox One, dan tentu saja – PC.

Source: Kotaku

Load Comments

PC Games

June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…
June 17, 2021 - 0

Menjajal OlliOlli World: Game Skateboard Imut nan Ekstrim!

Berapa banyak dari Anda yang seringkali melewatkan judul game-game “kecil”…
May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…

PlayStation

June 16, 2021 - 0

Review Final Fantasy VII Remake INTERGRADE (+ INTERMISSION): Selangkah Lebih Sempurna!

Mencapai sebuah keberhasilan untuk konsep yang di atas kertas nyaris…
June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…