10 Aksi Brutal Kratos Paling Keren di God of War!

Reading time:
March 19, 2018
hermes 1

Kratos, gamer mana yang belum pernah mengenal nama yang satu ini. Karakter pria berkepala plontos yang satu ini memang identik dengan kekerasan eksplisit, sesuatu yang berasosiasi kuat dengan statusnya sebagai seorang Dewa Perang. Dewa yang juga meraih statusnya dengan membunuh dan menundukkan dewa sebelumnya, yang diikuti dengan lebih banyak kematian, potongan tubuh, dan isi otak yang berhamburan keluar. Ada sesuatu yang memang fantastis dan epik dari perjalanan Kratos untuk menuntaskan misi balas dendamnya di beberapa seri terakhir God of War yang eksis, lintas generasi. Bahwa pria yang mengguncang gunung Olympus dengan kekuatannya yang tidak pernah mengenal kata mati ini berujung menjadi salah satu franchise game action terbaik yang pernah ada. Kita bicara soal sosok seorang yang begitu egoisnya, hingga tidak ragu mempertaruhkan nasib seluruh bumi dan manusia yang hidup di atasnya, untuk sekedar memuaskan ambisi pribadi.

Sony Santa Monica saat ini memang tengah mempersiapkan sebuah seri God of War terbaru yang akan membawa mitologi Norse sebagai basis. Ada banyak hal dan pendekatan baru yang disuntikkan, setidaknya dari apa yang kita dapatkan dari serangkaian screenshot dan trailer. Kratos akan menemukan sebuah jalan cerita berbeda dengan karakterisasi yang lebih daripada seorang dewa pemarah saja, apalagi dengan kehadiran sosok sang anak – Atreus yang berdiri di sampingnya. Jika ada satu hal yang perlu disadari oleh Atreus saat ini? Adalah membaca artikel ini dan menemukan seberapa beringasnya sang ayah ketika masuk dan menghancurkan mitologi Yunani hingga tak bersisa. Bahwa kematian adalah bagian yang tidak terpisahkan dari Kratos.

Lantas, dari aksinya menghancurkan Gunung Olympus dan semua dewa, monster, ataupun demi-god yang ia temukan di masa lalu, manakah yang menurut kami merupakan aksi brutal paling keren yang pernah dieksekusi Kratos? Ini dia versi JagatPlay:

  1. Medusa

kratos vs medusa

Salah satu daya tarik God of War sejak seri pertamanya adalah animasi membunuh sinematik yang biasanya tersedia bagi Kratos ketika memusnahkan beragam monster yang ia temukan, dari Chimera hingga Cyclops sekalipun. Sony Santa Monica sepertinya hendak memastikan bahwa tidak ada satupun monster di sini memang punya “nasib baik” jika bertemu Kratos, dan biasanya berakhir tewas secara brutal. Ada banyak monster yang pantas untuk dikasihani memang, namun jika harus memilih satu, maka monster ikonik – Medusa sepertinya pantas menyandang predikat sebagai yang “paling sial”. Ditusuk, ditarik, dipukul, dibelah, sungguh naas.

  1. Hades

kratos vs hades

Berbeda dengan sebagian besar pertarungan dewa di God of War, animasi pemungkas untuk Hades memang tidak seberapa brutal. Anda hanya akan melihat bagaimana Kratos berhasil menarik jiwa Hades keluar dan menghisapnya. Namun yang menarik adalah proses yang muncul dari awal Anda bertemu dengan dewa penjaga neraka yang satu ini, hingga pada akhirnya ia berakhir tewas di tangan Anda. Pertarungan penuh darah, rasa sakit, sayatan, dan usaha untuk menarik jiwa satu sama lain akan menghiasinya.

  1. Pollux and Castor

god of war polux castor

Anda pernah mendengar kasus kembar tempel dimana dua orang kembar harus hidup dengan badan yang saling terhubung satu sama lain? Bagaimana jika kedua kembar tersebut ternyata hidup di dalam satu badan yang sama dengan dua pikiran berbeda? Tidak hanya itu saja, keduanya juga begitu kuat dan punya peran yang besar dalam mitologi? Maka datanglah Kratos dengan semua kemarahan dan kekuatan yang ia miliki. Beberapa kali serang dalam sebuah pertarungan yang berakhir butuh lebih banyak perhatian daripada sekedar memukul dan membelah, maka Kratos berhasil hadir dengan satu solusi sederhana untuk menyelesaikan masalah kembar tempel seperti ini. Membunuh inangnya, mencabut tubuh sang kembar yang menempel, dan menghancurkan kepalanya dengan satu kali injakan. Begitu efektif.

  1. Hephaestus

kratos vs hephaestus

Hephaestus? Sebagian besar dari Anda mungkin bingung mengapa kami memilih raksasa tukang tempa yang di awal, memang hadir membantu Kratos ini. Dia memang tidak secara aktif menyerang Anda, namun berakhir menjadi korban Kratos karena usaha untuk mengkhianatinya. Tetapi jika Anda melihat skenarionya secara keseluruhan, maka Anda akan memahaminya. Kita tidak hanya bisa soal animasinya saja, yang memperlihatkan bagaimana Hephaestus harus menerima tancapan sebuah metal tajam di dada dan tewas saja. Tetapi bagaimana Kratos melakukannya setelah berhasil “meniduri” istri yang ia cintai – Aphrodite, yang seperti yang kita tahu, menikmati apa yang dilakukan Kratos secara maksimal. Sekarang bayangkan jika Anda menjadi seorang Hephaestus.

Pages: 1 2 3
Load Comments

PC Games

November 25, 2021 - 0

Review Gunfire Reborn: Aksi Tanpa Basa-Basi!

Jika kita bicara soal developer asal timur Asia sekitar 10…
September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…

PlayStation

November 19, 2021 - 0

Preview Battlefield 2042: Masa Depan Tak Selalu Cerah!

Ada yang datang dengan antisipasi tinggi, tetapi tak sedikit pula…
November 19, 2021 - 0

Review GTA The Trilogy – The Definitive Edition: Bak Lelucon Besar!

Merayakan ulang tahun sebuah franchise legendaris adalah sebuah langkah yang…
November 17, 2021 - 0

Menjajal Elden Ring (Network Test): Makin Cinta, Makin Mantap!

Apa yang bisa Anda dorong lebih jauh dengan formula Souls-like…
November 15, 2021 - 0

Review Headset PULSE 3D Wireless – Midnight Black: Tiga Dimensi dalam Telinga!

Apa yang mendefinisikan sebuah pengalaman generasi terbaru? Bagi Sony dan…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…