Jumlah Pemain Metal Gear Survive PC Lebih Rendah 92% Dibandingkan MGS V

Reading time:
March 1, 2018
metal gear survive new4

Banyak gamer yang berbagi satu pendapat yang sama – bahwa game terbaru yang ditawarkan oleh Konami – Metal Gear Survive akan bisa meraih kesuksesan lebih dan momentum jika mereka memilih untuk tidak menggunakan nama Metal Gear sama sekali. Keputusan Konami untuk menjadikannya sebagai sebuah seri spin-off, berbasis engine yang sama dengan penggunaan ulang aset yang cukup masif dari seri sebelumnya, berakhir menjadi kegagalan dari sisi penjualan. Terlepas dari beragam review positif yang ia juga berhasil ia dulang, Metal Gear Survive tidak bisa dibilang sukses di pasaran. Data memperlihatkan kondisi sebaliknya.

Setelah salah satu analis – ZhugeEX menyebut bahwa penjualan Metal Gear Survive di awal rilis untuk pasar Inggris bahkan tidak mampu mencapai 5% dari penjualan MGS V: The Phantom Pain, sentimen yang sama ternyata juga diperlihatkan dari rilis versi PC di Steam. Data pemain di awal rilis yang dihimpun oleh situs Githyp menyebutkan bahwa total pemain Metal Gear Survive ternyata lebih rendah 92% dibandingkan MGSV itu sendiri. Jumlah pemain puncak Survive berkisar di 7.713 user dalam waktu bersamaan, sementara Metal Gear Solid V sempat mencapai angka hingga 90.952 di bulan September 2015. Absennya nama Kojima dan beberapa kebijakan kontroversial, seperti menjual slot save ditengarai menjadi alasan.

MGS V Phantom Pain jagatplay part 2 168
Data jumlah pemain di Steam memperlihatkan bahwa jumlah pemain Metal Gear Survive lebih rendah 92% dibandingkan MGS V: TPP.

Konami sendiri saat ini masih belum berbagi data penjualan resmi untuk Metal Gear Survive yang saat ini memang tersedia untuk Playstation 4, Xbox One, dan tentu saja – PC. Bagaimana dengan Anda sendiri? Berapa banyak dari Anda yang membeli game ini?

Source: Githyp

Load Comments

PC Games

May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…
May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…

PlayStation

June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…
May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…