Nintendo Ganti Presiden

Reading time:
April 26, 2018
zelda hyrule warriors1 600x337

Kepergian Satoru Iwata dari posisi puncak kepemimpinan Nintendo tentu saja menjadi “lubang” yang tidak tergantikan. Meninggal karena sakit, Iwata akan selalu diiingat sebagai salah satu sumber energi pendorong beragam pendekatan kreatif Nintendo dengan segala pencapaian mereka di sisi teknis. Berfungsi sebagai presiden interim untuk waktu yang terbatas adalah Kimishima – yang berusia 68 tahun dan melakukan tugasnya dengan cukup baik selama peluncuran Switch dengan produk-produk eksklusif mereka yang fantastis. Satu tahun setelahnya, penugasan Kimishima sepertinya berakhir dengan Nintendo kini sudah menunjuk presiden baru untuk mengepalai salah satu perusahaan video game tertua, tidak hanya di Jepang, tetapi dunia ini. Ia adalah Shuntaro Furukawa.

Termasuk sebagai golongan “muda” di Nintendo, Shuntaro Furukawa adalah satu orang penting Nintendo yang baru menginjak usia 46 tahun. Pengalamannya bersama Nintendo di masa lampau membuatnya menjadi presiden dengan sepak terjang yang pantas untuk diantisipasi. Ia sudah terlibat dengan Pokemon sejak dulu, sempat bekerja di Jerman untuk 1/3 waktu di karirnya, lancar berbahasa Inggris, diakui sebagai orang marketing dengan kemampuan tinggi, dan juga berperan penting bagi proses pengembangan dan rilis Nintendo Switch. Berita baiknya? Seperti halnya Iwata, bukan hanya sekedar seorang eksekutif perusahaan, ia juga adalah seorang gamer yang aktif. Furukawa sudah bergabung di Nintendo sejak tahun 1994 silam.

furukawa 1
Menggantikan Kimishima ynag berusia 68 tahun adalah sosok Furukawa yang berusia 46 tahun sebagai presiden baru Nintendo. Ia terlibat aktif di banyak proyek Nintendo di masa lampau dan merupakan seorang gamer.

Masih belum jelas kebijakan seperti apa yang akan dibawa oleh Shuntaro Furukawa ke dalam Nintendo, apalagi setelah kesuksesan Switch selama satu tahun terakhir ini. Selamat untuk Furukawa-san, dan terima kasih untuk Kimishima-san untuk perjuangannya selama ini. Kita tunggu saja sepak terjang Furukawa.

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…