Biaya Pengembangan Shadow of the Tomb Raider Berkisar 1,3 Triliun Rupiah

Reading time:
May 14, 2018

Beberapa publisher di masa lalu sempat menyebut bahwa skema pengembangan game yang menjual pengalaman single player sebagai fokus memang tidak lagi rasional. Biaya yang dibutuhkan semakin tinggi, sementara publisher tidak berkesempatan untuk mendulang lebih banyak keuntungan. Alasan sama yang membuat proses microtransactions dan penjualan skema DLC menjadi begitu marak terjadi. Lantas, sebenarnya berapa besar biaya pengembangan sebuah game AAA dari sebuah franchise populer? Boss Eidos Montreal – David Anfossi akhirnya angkat bicara terkait game action terbaru Lara Croft yang akan dirilis tahun ini juga –  Shadow of the Tomb Raider.

Percaya atau tidak, biaya yang digelontorkan ternyata tidak sedikit. Anfossi menyebut bahwa proses pengembangan Shadow of the Tomb Raider memakan biaya sekitar USD 75 juta – USD 100 juta atau sekitar 1,3 triliun Rupiah. Ia tidak memberikan detail kemana saja dana tersebut mengalir, namun dana ini ia sebut, masih belum termasuk biaya promosi yang ada.

Eidos Montreal menyebut bahwa biaya pengembangan Shadow of the Tomb Raider berkisar sekitar USD 100 juta atau 1,3 Triliun Rupiah. Dan itu belum termasuk ekstra USD 35 juta untuk promosi.

Untuk promosi, mereka harus melemparkan dana ekstra sekitar USD 35 juta atau 489 Miliar Rupiah. Jadi total untuk Shadow of the Tomb Raider mencapai sekitar USD 135 juta. Anfossi menyebut bahwa tidak mengherankan bahwa ada tekanan yang kuat untuk ini, sesuatu yang tidak bisa mereka hindari. Eidos Montreal menyebut bahwa mereka mengambil resiko dari sisi kreatif, tetapi tetap memiliki gambaran jelas terkait kualitas seperti apa yang hendak dikejar. Menariknya lagi? Masih ada begitu banyak game AAA di luar sana yang punya biaya pengembangan lebih besar dari ini.

Shadow of the Tomb Raider sendiri rencananya akan dirilis pada tanggal 14 September 2018 mendatang untuk Playstation 4, Xbox One, dan tentu saja – PC. Berapa banyak dari Anda yang tertarik untuk membeli game ini nantinya?

Source: GamesIndustry

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…