Dev. PUBG Akui Belum Siap untuk Esports

Reading time:
July 26, 2018
pubg1 600x338 1

Genre yang meledak kuat dalam satu tahun terakhir, banyak game yang kini juga berusaha ikut “memakan” pasasr potensial gamer-gamer yang jatuh hati pada genre battle-royale. Sebagian besar berakhir gagal, beberapa berhasil, dan beberapa bahkan muncul dari nama-nama franchise raksasa yang berupaya menjajal hal yang sama. Di antara game-game battle royale yang terhitung populer dan sukses saat ini, PUBG dari Bluehole Studio dan PUBG Corp masuk ke posisi yang cukup tinggi dalam daftar tersebut. Dengan kesuksesan yang mereka raih, PUBG juga mulai berusaha menyelenggarakan turnamen esports yang serius. Namun mereka juga mengakui bahwa mereka belum siap benar untuk itu.

Hal inilah yang diungkapkan oleh otak si PUBG sendiri – Brendan Greene dalam wawancara terbarunya dengan PCGamesN. Greene secara terbuka menyebut bahwa PUBG sebenarnya belum siap untuk scene esports kompetitif yang seharusnya. Yang mereka lakukan saat ini adalah bereksperimen dan memperlihatkan bagaimana esports dari genre ini bukanlah sesuatu yang mustahil kepada dunia. Mereka akan terus menjajal banyak hal hingga game ini “siap”. Siap dalam pengertian ia stabil, punya atmosfer kompetitif yang baik, tidak lagi dihantui bug, dan sudah mengimplementasikan ragam fitur dan fungsi yang diiinginkan oleh gamer saat ini.

pubg 600x375 1
Greene mengaku dan menyebut bahwa PUBG saat ini memang belum siap untuk esports.

Greene menyebut bahwa untuk tahun 2018 ini, mereka memang lebih berfokus untuk memperkenalkan seperti apa bentuk esports dengan PUBG kepada dunia. Mereka setidaknya sudah membangun roadmap esports untuk lima tahun ke depan sebelum segala sesuatunya terasa pantas. Bagaimana dengan Anda sendiri? Apakah menurut Anda, PUBG adalah game yang cocok untuk sebuah scene esports?

Source: PCGamesN

Load Comments

PC Games

May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…
January 13, 2022 - 0

Review God of War PC: Dewa di Rumah Baru!

Sepertinya sudah menjadi rahasia umum bahwa Sony kini memang mulai…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…