EA Batalkan Rilis Titanfall Online di Korea Selatan

Reading time:
July 9, 2018
titanfall online1 1

Mengusung hanya pasar Asia dengan sedikit perubahan konten dan sistem monetisasi di dalamnya sepertinya menjadi salah satu strategi yang gencar di lakukan oleh publisher-publisher raksasa barat. Intinya? Tentu saja menjadikannya sebagai game free to play yang bisa dinikmati di game-game center, terutama yang memang punya budaya kuat di sana seperti Korea Selatan. Maka Anda bisa melihat bagaimana publisher sekelas Activision misalnya, berusaha menawarkan Destiny: Guardians – Destiny 2 dengan semua konten DLC yang tersedia, namun dengan sistem monetisasi yang lebih gila dan berat. Namun sayangnya, pasar Korea Selatan tidak lantas membuka diri pada semua jenis produk serupa yang tersedia.

Salah satu yang gagal melakukan penetrasi tersebut adalah Titanfall Online dari EA. Bekerjasama dengan Nexon beberapa waktu yang lalu, proyek yang ditujukan untuk pasar Asia tersebut, terutama Korea Selatan, dipastikan dibatalkan. Alasannya? Karena pasar di negara tersebut disebut sudah mulai berubah dan Titanfall Online tidak lagi bisa disebut “relevan”. Informasi yang dirilis situs Korea Selatan – Game Focus juga menyebut bahwa proses pengembangan sudah berjalan kurang lebih tiga tahun dengan reaksi para game tester yang sebagian besar negatif. Sumber daya diakui Nexon kini dialihkan untuk proyek lain yang lebih potensial untuk perusahaan, walaupun tidak berbagi detail lebih jauh.

titanfall online 1
Reaksi tester yang negatif dan pasar yang dianggap sudah berubah, EA dan Nexon membatalkan rilis Titanfall Online untuk pasar Asia.

Sebagai negara dengan budaya PC Bang (Game Center) yang begitu kuat, kehilangan potensi untuk menjual Titanfall Online di pasar Korea Selatan tentu saja jadi pukulan telak yang menyakitkan. Apakah EA akan mencoba lagi konsep serupa di masa depan? Ataukah ini cukup untuk meninggalkan trauma tersendiri? Kita tunggu saja.

Source: Kotaku

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…