Ellie Tetap Ditemani AI Companion di The Last of Us Part II

Reading time:
July 12, 2018
The last of us part II 7 600x338 600x338

Menjadi salah satu game eksklusif Playstation 4 yang sangat diantisipasi, apa yang diperlihatkan Naughty Dog dengan The Last of Us Part II sejauh ini, memang mengusung kualitas yang sejalan dengan seri pertamanya. Cerita yang kuat, kualitas visualisasi mumpuni lewat ending Uncharted 4 yang di-update, gameplay yang sama brutalnya, serta tentu saja, pendekatan kamera sinematik yang membuatnya tak ubahnya sebuah film. Namun, sekilas pandang, kita bisa melihat bagaimana usaha Naughty Dog untuk mempertahankan cita rasa seri pertama yang tetap familiar terlepas dari beberapa fitur baru yang hendak disematkan. Segilintir mekanik dari seri pertama juga dipastikan, kembali.

Setelah konfirmasi hadirnya sistem pendengaran yang berfungsi sebagai radar yang kembali dari The Last of Us pertama, Naughty Dog juga mengkonfirmasikan sistem gameplay lain untuk The Last of Us Part II. Seperti yang kita tahu, Ellie yang mulai tumbuh besar memang jadi karakter utama di seri sekuel ini. Walaupun tidak mereka perlihatkan di trailer gameplay E3 2018 kemarin, Ellie dipastikan tetap akan ditemani oleh karakter AI Companion di dalam petualangannya nanti. Hal ini dibicarakan oleh Neil Druckmann dalam wawancara teranyar dengan Buzzfeed. Seperti halnya Ellie untuk Joel di The Last of Us pertama, AI Companion ini  juga didesain untuk memperkuat sisi cerita TLOU Part II ini sendiri.

the last of us part 2
Naughty Dog memastikan bahwa petualangan Ellie di TLOU II tetap akan ditemani oleh karakter AI Companion.

Neil juga menyebut bahwa Naughty Dog memang sengaja tidak memperlihatkan karakter AI Companion ini di demo E3 2018 kemarin. Sayangnya, ia juga enggan berbicara lebih banyak terkait hal ini. The Last of Us Part II saat ini masih belum punya tanggal rilis pasti, namun tetap eksklusif untuk Playstation 4. Can’t wait!

Source: BuzzFeed

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…