Gagal, The Culling 2 Ditarik dari Pasaran!

Reading time:
July 19, 2018

Berusaha menikmati porsi keuntungan yang masif di pasar battle-royale, The Culling 2 sepertinya menjadi sebuah contoh yang jelas bahwa sekedar meniru dan menawarkan sebuah pengalaman serupa dengan produk kompetitor, tidak lantas jadi formula yang mumpuni. Bayangkan saja, kita berbicara soal video game yang baru saja dirilis 2 hari di pasaran, berujung dimainkan hanya oleh 1-2 orang saja. Dengan rilis katastropik seperti ini, Xaviant – sang developer tentu saja harus mendapatkan pukulan yang keras. Lewat akun Twitter resmi mereka minggu lalu, mereka menjanjikan akan berbicar soal masa depan mereka sebagai developer dan The Culling itu sendiri sebagai franchise. Keputusan tersebut akhirnya tiba.

Josh Van Veld – Director of Operations Xaviant akhirnya angkat bicara. Mengikuti kegagalan rilis The Culling 2, Xaviant mengakui bahwa ini adalah tamparan keras bahwa mereka sudah merilis sebuah produk yang tidak diinginkan oleh siapapun. Oleh karena itu, mereka memutuskan untuk menarik The Culling 2 dari pasaran untuk semua platform rilis yang ada. Gamer yang sudah membelinya akan mendapatkan proses refund yang seharusnya. Sebagai gantinya? Xaviant kini akan berfokus untuk mengembangkan dan menyempurnakan The Culling pertama yang memang, diinginkan oleh para fans.

the culling
Gagal di pasaran, Xaviant menarik The Culling 2 dari pasaran. Mereka kini akan berfokus mengembangkan The Culling pertama, sesuai Build Day 1, untuk pengalaman yang diinginkan fans.

Mereka juga minta maaf soal perubahan signifikan The Culling pertama yang juga, tidak mempertimbangkan feedback gamer. Oleh karena itu, sebagai bagian dari komitmen mereka untuk menghidupkan kembali The Culling pertama, Xaviant akan menempuh beberapa strategi. Yang pertama? Menawarkan build awal rilis (sebelum perubahan gameplay) sebagai DLC cuma-cuma yang bisa diunduh gamer yang sudah memiliki The Culling dengan nama The Culling Day 1. Kedua? Mengubah dan mendorong build The Culling versi Oktober 2017 (yang sudah mendapatkan perubahan gameplay) untuk menyerupai The Culling Day 1, pelan tapi pasti. Ketiga? Menjadikannya game free to play untuk menciptakan komunitas yang aktif dan sehat.

Xaviant meminta gamer untuk percaya pada mereka, bahwa mereka berkomitmen untuk menciptakan masa depan The Culling sesuai dengan apa yang diinginkan oleh gamer. Untuk developer yang terbuka untuk mengakui bahwa mereka salah dan siap untuk mendengar feedback dan apa yang diinginkan oleh gamer, ini tentu saja langkah yang pantas untuk disambut baik. Good luck, Xaviant!

Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…