Mantan Dev. Visceral: Dead Space Memang Tidak Menguntungkan

Reading time:
July 13, 2018
dead space 2 600x338 1

Tetap saja menjadi sesuatu yang berat untuk melihat sebuah tim developer yang di masa lalu punya sepak terjang yang mengagumkan, berakhir bubar dan “mati”. Hal inilah yang terjadi dengan Viseral Games, developer Dead Space, Battlefield Hardline, dan seri game Star Wars bernama “Ragtag” yang berujung jadi mimpi buruk terbesar mereka. Dengan hilangnya Visceral Games, maka mimpi untuk melihat sebuah seri Dead Space di masa depan tentu saja semakin tipis. Berbicara dengan situs gaming Inggris – Eurogamer.net, sang Creative Director DeadSpace yang kini bekerja untuk Crystal Dynamics – Ben Wanat sebenarnya sudah punya rencana dan visi untuk Dead Space 4.

Salah satu mimpi terbesarnya adalah memperkuat sensasi survival di dalamnya. Di Dead Space 4 yang akan berfungsi sebagai sekuel, ia memimpikan sebuah seri dimana Anda harus bergerak dari satu kapal ke kapal lain yang sudah dikuasai oleh para Necromorphs, membersihkan mereka, dan kemudian mencari supply yang dibutuhkan dan membawanya ke kapal Anda sendiri untuk bertahan hidup. Walaupun mekanik gameplay masih akan serupa, namun seri keempat ini direncanakan untuk mengkombinasikan konsep linear dan non-linear yang lebih menyatu.

dead space 2
Walaupun punya fans fanatik dan kualitas yang dipuji, mantan dev. Visceral mengaku bahwa Dead Space tidak pernah menguntungkan.

Satu yang menarik, adalah “pil pahit” yang diungkapkan oleh Ben Wanat terkait Dead Space sebagai sebuah franchise. Terlepas dari fakta bahwa kualitasnya terus dipuja-puji dengan basis komunitas dan fans yang fanatik, Wanat mengaku bahwa Dead Space memang tidak pernah menguntungkan. Uang yang ia hasilkan lewat penjualan tidak pernah sebanding dengan pengeluaran yang harus dikeluarkan untuk proses pengembangan. Biaya ini selalu jauh lebih tinggi. Hingga di satu titik, walaupun tidak pernah dibicarakan secara terbuka, mereka paham bahwa Dead Space akan sulit punya seri kelanjutan setelah Dead Space 3.

Walaupun EA terlihat tidak lagi tertarik untuk melanjutkannya, Wanat tetap merasa bahwa Dead Space sebenarnya bisa kembali dan berujung  menguntungkan jika dikembangkan dengan budget dan tim yang lebih kecil. Bagaimana menurut Anda sendiri? Berapa banyak dari Anda yang menginginkan Dead Space kembali?

Source: Eurogamer

Load Comments

PC Games

May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…
May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…

PlayStation

June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…
May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…