Rayakan 30 Tahun, Arc System Works Rilis Video Klip Kocak!

Reading time:
July 25, 2018

Arc System Works, nama developer asal Jepang yang satu ini mungkin tidak banyak dikenal gamer, apalagi jika Anda termasuk yang tidak menaruh banyak perhatian pada genre fighting. Namun bagi mereka yang menggilai genre kompetitif yang satu ini, Arc System Works adalah developer yang punya asosiasi kuat dengan dua kata: estetik dan kualitas. Salah satu proyek teranyarnya bersama Bandai Namco – Dragon Ball FighterZ misalnya, tampil memesona sebagai game yang mudah diakses bagi gamer pendatang baru, tetapi juga punya kedalaman untuk mereka yang ingin terjun serius di dalamnya. Kesuksesan yang tidak hanya muncul dari sisi penjualan saja, tetapi membuatnya mampu menundukkan popularitas Street Fighter di EVO 2018. Namun banyak yang lupa bahwa developer ini sebenarnya sudah terhitung “tua”.

Sebelum menjadi developer yang punya asosiasi kuat dengan genre fighting, seperti Guilty Gear dan BlazBlue, Arc System Works di masa lalu sempat mengerjakan game-game platformer untuk konsol lawas. Memulai sepak terjangnya sejak tahun 1988, Arc System Works akhirnya resmi berumur 30 tahun! Untuk merayakan hal tersebut, mereka memutuskan untuk melakukan sesuatu yang cukup menyegarkan. Merilis sebuah video klip bersama dengan para karyawannya dari seluruh dunia dengan pendekatan yang kocak. Video ini memuat beragam “intipan” ke dalam situasi dan kultur Arc System Works sebagai perusahaan itu sendiri.

arc system works
Merayakan ulang tahun ke-30, Arc System Works melepas video klip kocak yang berisikan intipan atmosfer kerja mereka sehari-hari.

Arc System Works sendiri baru saja merilis game BlazBlue: Cross Tag Battle dan tengah sibuk menjadi otak di balik adaptasi game fighting Kill la Kill: IF yang baru diumumkan beberapa waktu lalu. Happy 30th Anniversary, Arc!

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…