Ubisoft Laporkan Keuntungan Besar, Didorong R6 Siege dan For Honor

Reading time:
July 18, 2018
siege 600x375 1

Selalu diasosiasikan dengan game standar yang tidak lebih dari “milking” belaka tanpa kualitas yang pantas untuk dipuja-puji, Ubisoft tumbuh menjadi developer dan publisher yang pantas untuk diacungi jempol selama beberapa tahun terakhir ini. Keberanian untuk menempuh resiko dengan melahirkan judul-judul game baru sembari mempertahankan dukungan untuk judul game raksasa yang sudah mereka lepas sebelumnya ternyata jadi strategi yang berhasil. Untuk kuartal pertama tahun fiskal mereka, keuntungan besar diraih.

Ubisoft melaporkan penjualan sekitar USD 466 juta untuk kuartal pertama tahun fiskal 2018-2019 mereka. Angka yang begitu fantastisnya, hingga ia disebut sebagai kuartal pertama terbaik mereka sejauh ini, melebih ekspektasi mereka. Penjualan didorong oleh penjualan game digital serta pendapatan berulang dari game-game yang sudah dirilis sebelumnya. Benar sekali, aktifnya pembelian item digital, DLC, Season Pass, sistem langganan, dan iklan berhasil menjadi faktor penyumbang terbesar. Adalah Rainbow Six: Siege dan For Honor yang disebut-sebut merupakan kontributor paling signifikan.

For Honor jagatplay PART 1 26 600x338 1 600x338
For Honor dan Rainbow Six Siege menjadi kontributor terbesar untuk pendapatan masif Ubisoft di kuartal pertama tahun fiskal 2018-2019.

Bersama dengan laporan finansial ini pula, Ubisoft juga melaporkan platform gaming mana yang paling dominan untuk penjualan mereka. Urutan pertama adalah Playstation 4 dengan 38% dari total penjualan, disusul PC di 24%, dan yang terakhir Xbox One – di angka sekitar 22%. Sementara konsol-konsol generasi sebelumnya hanya berkontribusi sekitar 1% dari total penjualan yang ada.

Ubisoft saat ini tengah mengembangkan beberapa game baru yang pantas untuk diantisipasi, seperti Assassin’s Creed Odyssey dan juga The Division 2. Congrats, Ubisoft!

Source: PCGamer

Load Comments

PC Games

May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…
January 13, 2022 - 0

Review God of War PC: Dewa di Rumah Baru!

Sepertinya sudah menjadi rahasia umum bahwa Sony kini memang mulai…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…