Dead or Alive 6 Tegaskan Physics Payudara Tetap Ada

Reading time:
August 27, 2018

Sebuah game fighting yang dikenal karena desain karakter wanita dan implementasi ragam fitur yang sepertinya memang difokuskan untuk memperkuat aura sensualitas yang ada. Kualitas yang sering membuat kualitas gameplay-nya, yang sebenarnya di atas rata-rata, berakhir tak banyak diperhatikan. Benar sekali, kita tengah bicara soal Dead or Alive dari Team Ninja dan Koei Tecmo. Setelah citra ini bertahan di setidaknya 5 seri terakhir, Team Ninja berusaha melakukan sesuatu yang berbeda dengan seri teranyarnya – Dead or Alive 6. Sebuah seri yang tidak lagi menonjolkan sensualitas, tetapi lebih ke arah gameplay serius yang membuatnya pantas disandingkan sebagai judul esports. Tetapi apakah semua daya tarik lawasnya lantas menghilang begitu saja?

Banyak gamer yang khawatir soal hal tersebut, terutama lewat beberapa trailer gameplay terbaru yang meluncur. Namun wawancara teranyar DualShockers dengan sang Producer dan Director – Yohei Shimbori cukup menenangkan hati. Satu fitur yang pasti kembali, ditegaskan oleh Shimbori, adalah physics payudara itu sendiri. Fitur ini tetap akan kembali di DOA 6, namun tidak akan berlebihan seperti yang terjadi di DOA 5. Yang mereka kejar saat ini adalah efek yang secara garis besar, terlihat jauh lebih realistis dan pergerakan yang lebih natural.

Koei Tecmo menegaskan bahwa physics payudara untuk Dead or Alive 6 masih ada, namun akan lebih realistis dan tidak berlebihan seperti di seri sebelumnya.

Shimbori juga menyebut bahwa Soft Engine yang digunakan di seri Dead or Alive sebelumnya tidak lagi digunakan untuk seri keenam ini. Mereka mengembangkan sebuah engine baru yang sayangnya, masih belum punya nama untuk Dead or Alive 6 ini. Engine ini sendiri masih belum rampung benar, hingga mereka merasa belum siap untuk memperkenalkannya kepada publik. Satu yang pasti, engine ini kini juga mampu mengkodomasi pergerakan pakaian yang dikenakan oleh masing-masing karakter.

Dead or Alive 6 sendiri rencananya akan dirilis pada tahun 2019 mendatang, masih tanpa tanggal rilis pasti, untuk Playstation 4, Xbox One, dan tentu saja – PC. Fiuhhhh..

Source: DualShockers

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…