Patrick Soderlund Hengkang dari EA

Reading time:
August 15, 2018

Patrick Soderlund, nama yang satu ini memang seringkali mengemuka setiap kali kita berbicara soal EA, terutama ketika kita membahas sesuatu terkait DICE atau khususnya, seri Battlefield. Ia adalah Chief Design Officer yang sepak terjangnya tidak perlu lagi diragukan. Paham soal proses pengembangan game itu sendiri, Soderlund juga disebut-sebut merupakan otak dari program dukungan EA untuk game indie yang berujung melahirkan Unravel dan A Way Out. Soderlund juga menjadi salah satu pencetus dan penanggung jawab Frostbite Engine di awal eksistensinya – yang kini tumbuh menjadi engine andalan EA. Kini, ia tidak akan lagi berdiri di bawah bendera EA.

Mendadak dan mengejutkan, setelah berkarir tidak kurang dari 12 tahun di EA, Patrick Soderlund dipastikan hengkang dari salah satu publisher game terbesar tersebut. Hal ini diungkapkan oleh rilis pers yang dibagi langsung oleh CEO EA – Andrew Wilson. Tidak banyak bercerita soal alasan keluarnya Soderlund, Wilson menyebut bahwa kosongnya posisi Chief Design Officer EA saat ini juga akan diikuti dengan proses reorganisasi beberapa tim dalam perusahaan. EA juga untuk sementara ini, belum menentukan siapa yang akan menggantikan posisi cukup esensial yang ditinggalkan oleh Patrick Soderlund itu sendiri.

Setelah berkarir selama 12 tahun, Patrick Soderlund hengkang dari EA.

Soderlund sendiri masih belum angkat bicara kemana ia akan melangkah setelah karirnya di EA ini. Ia juga terlibat dalam proses pengembangan Battlefield V – seri terbaru Battlefield yang akan meluncur dalam beberapa bulan ke depan. Kemana Soderlund akan melangkah? Kita tunggu saja.

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…