JagatPlay di TGS 2018: Wawancara dengan Okubo Motohiro (Soul Calibur VI)

Reading time:
September 20, 2018
soulcalibur vi 8s 1920x1080

Di tengah event pre-TGS yang diselenggarakan Bandai Namco di kantor pusatnya, kami juga berkesempatan untuk mendapatkan lebih banyak informasi terkait game-game terbaru developer / publisher asal Jepang tersebut lewat beragam sesi presentasi dan interview yang dibagi ke dalam beberapa judul berbeda. Berita baiknya? Setidaknya beberapa dari developer game-game tersebut hadir dengan sikap terbuka dan berani untuk menjawab segala pertanyaan yang ada. Salah satunya datang dari Producer Soul Calibur VI – Okubo Motohiro.

Hadir tanpa sesi presentasi dan langsung hadir untuk menjawab pertanyaan dan rasa penasaran wartawan-wartawan dari Asia Tenggara, Okubo-san “pasang badan” untuk menjawab beragam pertanyaan yang diluncurkan padanya, terlepas dari fakta bahwa ia bisa saja berujung sensitif. Beberapa informasi pun bisa diambil darinya.

Okubo Soul Calibur VI
Kami berkesempatan untuk ikut dalam sesi tanya jawab dengan Okubo Motohiro – Producer untuk Soul Calibur VI.

Kami langsung memulai sesi tanya jawab ini dengan pertanyaan yang sekaligus kami desain untuk menjadi sebuah konfirmasi kembali, bahwa apakah memang, Soul Calibur VI terancam menjadi seri Soul Calibur terakhir jika memang ia tidak berhasil sukses di pasaran? Okubo-san tidak membantah hal tersebut. Ia menyebut bahwa Bandai Namco adalah sebuah perusahaan yang punya banyak franchise besar dan terkadang, persaingan untuk menelurkan game ke pasaran memang ketat. Namun ia menyakinkan bahwa apapun yang terjadi, Soul Calibur tetaplah sebuah franchise penting bagi Bandai Namco. Apalagi mengingat ia sudah eksis bahkan sebelum Namco sendiri, bergabung dengan Bandai.

Namun ia juga membantah satu pernyataan serupa yang sempat mendengung dari media barat soal bagaimana ia sulit untuk mendapatkan approval dari Bandai Namco terkait Soul Calibur VI. Ia menegaskan bahwa tenggat waktu cukup lama dari seri terdahulu tidak terjadi karena Bandai Namco tidak lagi percaya pada potensi franchie ini. Namun lebih pada tuntutan dan tugas bagi Okubo-san untuk membuktikan pada perusahaan, bahwa Soul Calibur VI pada nantinya tidak akan terasa seperti “Klon Tekken 7 dengan senjata”. Jangan sampai mereka melahirkan sekedar dua buah game yang serupa. Segala sesuatunya juga diperlama dengan birokrasi dan prosedur yang harus ia jalani.

geralt of rivia soul calibur vi
Ia belum bisa memastikan apakah skema DLC dan Season Pass Soul Calibur VI akan sama seperti Tekken 7 atau tidak.

Kami juga bertanya soal bentuk strategi Season Pass / DLC yang akan ia usung. Mengingat Okubo-san juga merupakan produser untuk Tekken 7, apakah Soul Calibur VI juga akan mengusung strategi yang serupa? Strategi dalam hal ini adalah melepas beberapa Season Pass dengan menjadikan karakter tamu sebagai “bintang”. Okubo-san mengaku bahwa proses pengembangan Season Pass untuk Soul Calibur VI memang tengah dikerjakan, namun mereka belum siap untuk menginformasikannya pada publik soal konten yang ada. Sementara untuk soal karakter tamu, ia bisa jadi hadir atau tidak hadir untuk game ini nantinya. Ia masih belum bisa berbicara terbuka terkait topik ini.

Okuba-san juga menjawab salah satu pertanyaan wartawan Asia Tenggara yang lain terkait strategi Soul Calibur VI untuk mempertahankan basis fans lama sekaligus menarik lebih banyak fans baru. Ia menyebut bahwa percaya atau tidak, seri Soul Calibur yang lalu – Soul Calibur V berhasil melakukan tugas tersebut dengan baik. Sementara untuk seri keenam ini, mereka terus mengumpulkan feedback dari komunitas untuk memperkuat pengalaman gaming yang ada. Mekanik gameplay juga diperbaharui dan disesuaikan untuk membuatnya lebih mudah diakses oleh gamer pendatang baru, seperti contohnya, kemampuan untuk melakukan dan mengeksekusi Reversal Edge, misalnya.

raphael
Dengan diumumkannya Raphael, Okubo-san menyebut bahwa roster untuk Soul Calibur VI sudah lengkap.

Melihat Soul Calibur VI sebagai tak ubahnya selebrasi ulang tahun ke-20 franchise yang satu ini, Okubo-san juga memastikan bahwa pengumuman karakter terbaru – Raphael yang dilakukan di ajang TGS 2018 kali ini, bisa dibilang sudah “menyempurnakan” jumlah roster yang ingin mereka kejar. Ia juga mengungkapkan ambisi untuk mulai menjadikan Soul Calibur VI sebagai game fighting yang e-sports ready, hingga bisa dipertandingkan di level kompetitif yang lebih intens.

Okubo-san juga menyempatkan waktu untuk menjelaskan sedikit soal 2 mode cerita yang akan ditawarkan oleh Soul Calibur VI. Mode pertama adalah Chronicles of Souls – mode campaign klasik dengan Kilik sebagai karakter utama. Mode yang satu ini akan meminta Anda untuk “mengunjungi ulang” cerita dari Soul Calibur I & II untuk memahami lebih dalam apa itu Soul Calibur & Soul Edge, serta bagaimana ia merepresentasikan soal cahaya dan kegelapan itu sendiri. Sementara mode yang satu lagi – Libra of Soul akan diperlakukan layaknya seperti sebuah game RPG, lengkap dengan eksplorasi di dalamnya. Anda akan memainkannya dengan karakter yang Anda racik sendiri. Selama proses mencicipi mode ini, Anda juga akan melihat cerita-cerita sampingan dari Chronicles of Souls di dalamnya. Memainkan kedua mode ini akan menyempurnakan pengalaman dari sisi cerita.

taki
Okubo-san juga mengaku bahwa ia punya target angka penjualan yang jelas. Namun tentu saja, ia tidak bisa membaginya pada publik.

Menanggapi pertanyaan terakhir wawancara soal target penjualan yang dibutuhkan oleh Soul Calibur VI agar franchise ini bisa terus berlanjut, Okubo-san menolak untuk menjawab. ia menyebut bahwa memang ia memiliki target penjualan spesifik berapa yang harus dicapai dengan game ini, namun ia tidak bisa membukanya pada publik.

Soul Calibur VI sendiri rencananya akan dirilis pada tanggal 19 Oktober 2018 mendatang untuk Playstation 4, Xbox One, dan tentu saja – PC.

Load Comments

PC Games

August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…
June 17, 2021 - 0

JagatPlay: Interview dengan Tom Hegarty & John Ribbins (OlliOlli World)!

Tidak semua gamer mungkin pernah mendengar game yang satu ini,…

PlayStation

September 14, 2021 - 0

Review DEATHLOOP: Kesenangan Berulang, Berulang, Berulang!

Kami yakin sebagian besar dari Anda tentu saja sudah familiar…
September 8, 2021 - 0

Review Tales of Arise: Dahaga yang Terpuaskan!

Salah satu seri JRPG yang paling konsisten lahir di industri…
August 27, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Yasuhiro Kitao (Elden Ring)!

Impresi pertama yang begitu kuat dan mengagumkan, tidak ada lagi…
August 27, 2021 - 0

Impresi Elden Ring: Souls dengan Rasa Berpetualang!

Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar nama From Software saat…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…