Resident Evil 2 Remake: Sensor VS Tanpa Sensor

Reading time:
September 24, 2018

Sepertinya sudah bukan rahasia lagi bahwa Jepang memang punya standar yang cukup “aneh” setiap kali kita berbicara soal pemotongan konten. Terlepas dari fakta bahwa negara matahari terbit ini membuka akses pada film dewasa dan mendukung produk kreatif yang punya nilai sensualitas yang tinggi, mereka ternyata cukup sensitif dengan game-game yang mengandung nilai brutalitas penuh darah dan potongan tubuh di dalamnya. Tidak mengherankan jika proses sensor terjadi, seperti yang sempat diadaptasikan untuk Resident Evil 7 dari Capcom di awal rilisnya. Hal yang sama juga dipastikan akan terjadi di Resident Evil 2 Remake.

Dengan konfirmasi bahwa mereka akan melepas sebuah versi terpisah yang masih memuat konten gore di dalamnya untuk pasar Jepang, Capcom memang akan memotong hal-hal penuh darah dan brutalitas Resident Evil 2 Remake dari negeri asalnya tersebut. Kini, dengan demo yang sudah tersedia untuk kawasan Amerika Serikat (tanpa sensor) dan Jepang (dengan sensor), kita akhirnya bisa melihat seperti apa setidaknya, konten gore yang akan dihadirkan. Di salah satu scene Leon, versi tanpa sensor memperlihatkan rahang zombie yang terbuka lebar dan penuh darah. Sementara di versi Jepang, selain sudut kamera yang lebih dibuat ke atas, yang terlihat hanya sekedar luka penuh darah saja.

RE2 Remake cut
Versi sensor (Jepang)
RE2 Remake Uncut
Versi tanpa sensor (barat)

Resident Evil 2 Remake sendiri rencananya akan dirilis pada tanggal 25 Januari 2019 mendatang untuk Playstation 4, Xbox One, dan tentu saja – PC. Jadi, versi sensor atau tanpa sensor?

Load Comments

PC Games

January 13, 2022 - 0

Review God of War PC: Dewa di Rumah Baru!

Sepertinya sudah menjadi rahasia umum bahwa Sony kini memang mulai…
December 3, 2021 - 0

Review CHORUS: “Menari” di Angkasa Luar!

Seberapa sering Anda menemukan video game yang mengambil luar angkasa…
November 25, 2021 - 0

Review Gunfire Reborn: Aksi Tanpa Basa-Basi!

Jika kita bicara soal developer asal timur Asia sekitar 10…
September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…

PlayStation

December 14, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Takefumi Terada & Raio Mitsuno (FORSPOKEN)!

Datang dengan kekuatan magis yang menggoda, apalagi dengan potensi aksi…
December 13, 2021 - 0

Impresi FORSPOKEN: Gadis dengan Kekuatan Magis!

Sebuah produk yang unik, ini mungkin kata yang tepat untuk…
December 2, 2021 - 0

Review Battlefield 2042: Setengah Matang!

Bagi mereka yang mencintai FPS sebagai genre, Battlefield dari EA…
November 19, 2021 - 0

Preview Battlefield 2042: Masa Depan Tak Selalu Cerah!

Ada yang datang dengan antisipasi tinggi, tetapi tak sedikit pula…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…