Karakter di Mode Single-Player Battlefield V Akan Gunakan Bahasa Lokal

Reading time:
October 18, 2018
BF V single player senegal

Atas nama pengalaman yang lebih imersif, banyak developer yang berusaha untuk membuat game mereka tampil serealistis mungkin, apalagi jika ia didasarkan pada sebuah kejadian penting di dunia nyata. Namun bagi DICE dan EA, “bersenang-senang” adalah konsep yang lebih penting bagi game shooter terbaru mereka yang akan meluncur bulan depan – Battlefield V. Sempat menuai kritik setelah trailer perdana yang memperlihatkan karakter wanita dengan tangan prostetik serta karakter yang membawa katana dalam pertempuran, konfirmasi ini secara otomatis, membuat kita harus membangun perspektif baru ketika berbicara soal Battlefield V. Namun setidaknya, ada satu detail yang berusaha mereka pertahankan.

Untuk mode single-player “War Stories” yang trailer perdananya baru mereka lepas beberapa bulan yang lalu, DICE juga ternyata menyuntikkan satu detail untuk menjamin pengalaman bermain yang lebih imersif. Mengingat ia akan mengeksplorasi konsep perang di lina berbeda dari beragam belahan dunia, DICE menegaskan bahwa mode story ini akan mengusung dialog menggunakan bahasa asli lokal masing-masing antara karakter yang ada. Ia juga memberikan satu video pendek untuk memperliahtkan bagaimana untuk cerita Tirailleur, mereka akan menggunakan bahasa Senegal-Perancis sebagai pendukung.

Battlefield V sendiri rencananya akan dirilis pada tanggal 20 November 2018 mendatang untuk Playstation 4, Xbox One, dan tentu saja – PC. Bagaimana dengan Anda? Apakah menggunakan bahasa lokal seperti ini adalah “keharusan” untuk mode single player yang imersif?

Source: DualShockers

Load Comments

PC Games

September 29, 2021 - 0

Review SAMUDRA: Dalam Lautan Dalam Pesan!

Berkembang dengan signifikan selama beberapa tahun terakhir ini, para talenta…
August 26, 2021 - 0

Impresi Park Beyond: Saatnya Meracik Taman Bermain yang Gila!

Ada sebuah keasyikan tersendir memang ketika sebuah game memberikan Anda…
August 20, 2021 - 0

Review 12 Minutes: Selamat Ulang Hari!

Untuk sebuah industri yang sudah eksis selama setidaknya tiga dekade,…
June 24, 2021 - 0

Menjajal Tales of Arise: Luapan Rasa Rindu!

Gamer JRPG mana yang tidak gembira setelah pengumuman eksistensi Tales…

PlayStation

October 15, 2021 - 0

Review Demon Slayer – Kimetsu no Yaiba- The Hinokami Chronicles: Pemuas Para Fans!

Meledak dan langsung menjadi salah satu anime yang paling dicintai…
October 6, 2021 - 0

Review Far Cry 6: Revolusi yang Minim Revolusi!

Sebuah franchise shooter andalan, posisi inilah yang harus dipikul oleh…
October 1, 2021 - 0

Review Lost Judgment: Peduli Rundungi!

Sebuah langkah yang jenius atau ekstrim penuh resiko yang terhitung…
September 27, 2021 - 0

Review Diablo II Resurrected: Bentuk Baru, Cinta Lama!

Blizzard dan kata “remaster” sejauh ini memang bukanlah asosiasi yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…