Pemain Pro CS: GO Tertangkap Gunakan Cheat Saat Turnamen LAN

Reading time:
October 22, 2018
optic india

Pemain professional di game-game berbasis multiplayer kompetitif adalah sosok yang seharusnya menginspirasi gamer yang lain, soal kemampuan dan aksi seperti apa yang bisa dicapai jika alih-alih sekedar bermain, kita berusaha mempelajari dan menguasainya dengan serius. Menjadi idola, mereka juga seharusnya mulai mencitrakan semangat kompetitif yang seharusnya, meminimalisir perilaku toxic hingga tentu saja menghindari cheat. Namun sayangnya, untuk urusan terakhir, ia masih beberapa kali mengemuka. Kasus cheat yang dilakukan pemain pro memang sempat beberapa kali terjadi. Namun cukup berani untuk membawanya ke turnamen LAN yang disaksikan oleh banyak penonton? Setidaknya pemain pro bodoh yang satu ini cukup gila untuk melakukannya.

Kasus inilah yang terjadi pada turnamen LAN CS: GO – xTREMESLAND yang diselenggarakan di China. Salah satu pemain OpTic India bernama Nikhil “forsaken” Kumawat tertangkap tangan menggunakan cheat aim-bot di turnamen LAN tersebut. Tim panitia menyebut bahwa selama turnamen berlangsung, platform anti-cheat mereka tiba-tiba bereaksi, yang kemudian diikuti dengan proses inspeksi ke PC milik “forsaken” ini. Sebuah aplikasi pihak ketiga misterius berjalan di latar belakang. “forsaken” berhasil menutup dan menghapus program ini ketika terciduk, namun panitia berhasil memulihkan beberapa file sebagai barang bukti. Aksi aim-bot ini juga terlihat jelas mengunci saat melihat gameplay dari perspektif “forsaken” itu sendiri.

Aksi memalukan “forsaken” ini berbuntut menyedihkan untuk anggota tim CS: GO lain yang tidak tahu-menahu soal cheat yang mereka gunakan. Optic India sendiri mengutuk keras apa yang ia lakukan dan sekaligus menegaskan bahwa mereka tidak pernah mendukung tingkah laku yang justru berpotensi mengancam integritas scene kompetitif di region ini. Sayangnya, tidak terselamatkan, Optic India berakhir bubar dan semua anggota tim yang lain juga dibebastugaskan.

Ini juga bukan pertama kalinya “forsaken” berulah, mengingat kasus serupa juga sempat menimpanya beberapa waktu yang lalu. What a shame..

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…