Jumlah Puncak Pemain Artifact Lebih Rendah Dibandingkan No Man’s Sky

Reading time:
January 2, 2019
ARTIFACT jagatplay 173 600x338 1

Seperti sebuah angsa bertelur emas, sebagian besar gamer mungkin melihat Valve sebagai perusahaan game yang tidak pernah mengecap kegagalan. Padahal, di tengah popularitas Steam yang terus meroket dan game-game multiplayer mereka yang terus menghasilkan uang, ada beberapa proyek eksperimen Valve yang berujung kegagalan. Sebagai contoh? Berapa banyak dari Anda masih mengingat konsep Steam Machines yang saat ini seperti ditelan angin begitu saja. Masuk ke dalam list kegagalan tersebut sepertinya adalah game permainan kartu terbaru yang hendak diracik Valve dengan sistem ekonomi game pertarungan kartu pada umumnya – Artifact.

Terus kehilangan jumlah pemain yang terus menurun di setiap minggunya, popularitas Artifact memang terlihat menyedihkan. Bahwa proses balancing yang sempat dilakukan Valve beberapa waktu lalu tidak banyak membantu. Artifact jatuh hingga pada titik bahwa jumlah pemain puncaknya dalam 24 jam terakhir kalah dibandingkan No Man’s Sky, game eksplorasi angkasa darI Hello Games yang sempat mengalami kegagalan di rilisnya. Dengan angka yang terus menurun dan kritik di komunitas yang kian kuat, ini tentu saja kondisi yang mengkhawatirkan bagi Artifact.

artifact vs nms
Jumlah pemain puncak Artifact sempat lebih rendah dibandingkan NMS dalam 24 jam terakhir ini.

Valve sendiri masih belum angkat bicara soal kondisi game kartu mereka yang satu ini atau apa yang akan mereka lakukan untuk membuatnya kembali diminati. Bagaimana menurut Anda sendiri? Apakah Artifact akan “bertahan” dengan sistem distribusinya saat ini ataukah Valve harus mengambil tindakan yang ekstrim?

Load Comments

PC Games

May 27, 2021 - 0

Review Mass Effect – Legendary Edition: Legenda dalam Kondisi Terbaik!

Bagi gamer yang tidak tumbuh besar dengan Xbox 360 dan…
May 19, 2021 - 0

Review Rising Hell: Melompat Lebih Tinggi!

Kualitas game indie yang semakin solid, tidak ada lagi kalimat…
May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…

PlayStation

June 11, 2021 - 0

Review Ninja Gaiden – Master Collection: Bak Tebasan Pedang Tua!

Apa nama franchise yang menurut Anda melekat pada nama Koei…
June 8, 2021 - 0

Review Ratchet & Clank – Rift Apart: Masuk Dimensi Baru!

Menyebut Insomniac Games sebagai salah satu developer first party tersibuk…
June 8, 2021 - 0

Preview Guilty Gear Strive: LET’S ROCK!

Nama besar Arc System Works sebagai salah satu developer game…
May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…