Dead or Alive 6 Sensor Kekerasan untuk Karakter Loli?

Reading time:
February 25, 2019
honoka doa6

Harapan untuk “mengurangi sensualitas” yang sempat didengungkan oleh Team Ninja dan Koei Tecmo terkait Dead or Alive 6 sepertinya resmi berujung omong kosong. Mendekati tanggal rilis yang kian dekat, belajar dari versi demo yang baru meluncur untuk Playstation 4, melalui gerakan physics dada dan kostum yang diusung, sepertinya jelas bahwa seri terbaru ini masih akan mengusung semua “daya tarik” yang disukai oleh para fans-nya. Versi demo ini membuka lebih banyak informasi terkait pengalaman game fighting seperti apa yang bisa Anda antisipasi dari menggunakan sekitar 20-an karakter roster yang ia tawarkan. Namun informasi terbaru meyakini bahwa Team Ninja tetap menyuntikkan sejenis “sensor” di dalam Dead or Alive 6, terutama untuk karakter loli-nya.

Kuncinya terletak pada kata Break Blow – serangan pemungkas berbasis bar yang tidak hanya mampu menghasilkan damage besar saja, tetapi juga bisa menghasilkan sedikit efek pakaian rusak dan juga memar di tubuh “korban-nya”. Temuan gamer mengindikasikan bahwa walaupun ketiga karakter wanita ini berada dalam range “cukup umur” berdasarkan informasi resmi Team Ninja, developer tersebut sepertinya tetap memastikan bahwa kekerasan eksplisit tidak akan terjadi untuk karakter-karakter loli karena wajah mereka yang memang terlihat lebih muda dibandingkan karakter wanita lain.

Banyak gamer yang menemukan bahwa jika jenis serangan Break Blow yang berujung dengan animasi serangan wajah yang terlihat begitu menyakitkan dieksekusi, sistem kamera akan bergerak berbeda jika ia terjadi pada karakter pria atau wanita yang lebih tua berbanding ketika ia terjadi pada tiga karakter – Marie Rose, Honoka, dan NiCO. Di karakter yang lebih tua, aksi ini akan menghasilkan efek zoom in dimana pukulan jelas mengenai wajah karakter dengan memar yang terlihat jelas. Sementara untuk tiga karakter “loli” ini – kamera terlihat lebih menjauh dan hanya memperlihatkannya samar-samar tanpa efek zoom-in sama sekali. Belum jelas apakah ini terjadi karena sensor yang sengaja ataukah muncul tidak terprediksi semata-mata untuk memfasilitasi tinggi badan karakter ketiga loli yang memang lebih rendah dibandingkan karakter lain.

break blow
Zoom-in untuk karakter dewasa.
break blow1
Zoom-out untuk karakter “loli”. Efek ini terkonfirmasi untuk setidaknya tiga karakter – Honoka, NiCO, dan Marie Rose.

Team Ninja dan Koei Tecmo sendiri masih belum angkat bicara untuk mengkonfirmasikan atau membantah informasi yang satu ini. Dead or Alive 6 sendiri rencananya akan dirilis pada tanggal 1 Maret 2019 mendatang untuk Playstation 4, Xbox One, dan tentu saja – PC. Bagaimana menurut Anda sendiri? Jika memang benar di-sensor, apakah Anda merasa ini keputusan yang pantas atau aneh?

Source: Eventhubs

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

May 12, 2021 - 0

Menjajal Scarlet Nexus: JRPG yang Pantas Dinanti!

Sebuah kejutan yang menarik, ini mungkin kalimat yang pantas digunakan…
April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…

PlayStation

May 12, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Insomniac Games (Ratchet & Clank: Rift Apart)!

Mengembangkan Spider-Man: Miles Morales, memastikan ia bisa memamerkan apa yang…
May 12, 2021 - 0

Ratchet & Clank – Rift Apart: “Emas” Playstation 5 Selanjutnya!

Usia yang masih “muda” bukan berarti menjadi alasan untuk tidak…
May 10, 2021 - 0

Review Resident Evil Village: Aksi Minim Ngeri!

Sebuah siklus? Sebuah strategi yang nyatanya berhasil? Atau memang rutinitas…
May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…