IESPL: Presiden Ingin Indonesia Punya Turnamen Esports

Reading time:
March 12, 2019
Piala Presiden 2019

Indonesia Esports Premier League (IESPL) yang merupakan organisasi Liga Esports pertama dan terbesar yang ada di Indonesia akhirnya secara resmi menggelar turnamen Esports. Turnamen yang bernama Piala Presiden Esports 2019 sudah resmi digelar pada 29 Januari lalu dengan menghadirkan total tim sebanyak 3572 telah terdaftar dan sudah melalui babak kualifikasi dari masing-masing daerah.

Dari semua total tim Esports yang mengikuti turnamen Piala Presiden Esports 2019 berasal dari 8 kota besar di antaranya Palembang, Bali, Makassar, Surabaya, Manado, Solo, Pontianak dan Bekasi. Giring Ganesha, selaku Ketua Orginzing Committe Piala Presiden Esports 2019 sekaligus Presiden of IESPL, menyatakan rasa suka citanya dengan melihat para peserta yang antusias ikut turnamen Esports pertama yang didukung penuh oleh pemerintah ini.

Dari semua total tim yang tercatat di 8 kota yang mengikuti Piala Presiden Esports 2019, Bekasi menjadi salah satu kota yang terbanyak jumlah peserta timnya. Giring menyatakan, bahwa jumlah peserta tim Esports yang tercatat ikut turnamen Piala Presiden Esports 2019 ini bisa dikatakan diluar dari perkiraan dan tentu saja ini menjadi awal yang baik untuk turnamen ini.

Giring Nidji 1
IESPL via Giring mengaku bahwa Presiden memang tertarik menyelenggarkan turnamen esports resmi di Indonesia.

Kami tentunya cukup bangga dalam menyelenggarakan turnamen Piala Presiden Esports 2019 ini karena didukung oleh 4 lembaga dari pemerintahan di antaranya Bekraf, Kominfo, Kemenpora dan Kantor Staf Kepresidenan“, Tutur Giring. Ia pun menambahkan dan sedikit bercerita bahwa kehadiran turnamen Piala Presiden Esports 2019 tak lepas dari peran Bapak Presiden Joko Widodo.

Mengenai terciptanya turnamen Piala Presiden Esports 2019 sendiri, Giring menceritakan bahwa pada 2017 lalu, Pak Jokowi meminta ajudannya untuk menghubungi Triawan Munaf, selaku ketua Bekraf untuk dibuatkan turnamen Esports. Beliau ingin agar terciptanya ekosistem Esports yang baik agar generasi milenial dan para gamers di Indonesia bisa diarahkan ke hal yang positif, terlebih lagi dapat membentuk jiwa yang kompetitif.

Load Comments

PC Games

May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…
April 18, 2022 - 0

Review Grammarian Ltd: Indo Versus Inggris!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Grammarian Ltd ini? Mengapa kami…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…