Lucasfilm Games Ternyata Bukan Studio Baru

Reading time:
March 21, 2019
Star Wars Battlefront II jagatplay part 1 118 600x338 1

Gamer pencinta franchise Star Wars, terutama di untuk urusan adaptasi video game, mungkin sempat bergembira beberapa waktu yang lalu. Bagaimana tidak? Disney secara tiba-tiba melemparkan begitu banyak lowongan pekerjaan baru terkait sebuah studio bernama “Lucasfilm Games”. Mengingat salah satu langkah yang dilakukan Disney adalah menutup LucasArts di masa lalu, berita ini memunculkan sebuah harapan baru dan berbeda. Spekulasi terbesar? Bahwa Lucasfilm Games akan mengambil alih franchise Star Wars dari EA yang kinerjanya memang terhitung mengecewakan untuk perusahaan raksasa yang memegang deal eksklusif 10 tahun lamannya. Jika Anda termasuk gamer yang berpikiran demikian, ini bukan berita yang ingin Anda dengar.

Jurnalis game ternama dari Kotaku – Jason Scheirer dan konfirmasi dari IGN menyebut bahwa Lucasfilm Games ternyata bukanlah sebuah studio baru. Ia bukan tim baru yang “dibangkitkan Disney” atapun pihak yang akan mengambil alih Star Wars dari EA. Lucasfilm Games dipastikan merupakan representatif dari Lucasfilm yang sudah eksis sejak LucasArts ditutup beberapa waktu lalu. Lucasfilm Games bahkan terlibat dengan EA sejak awal untuk memastikan bahwa game Star Wars mereka memang memenuhi standar kualitas Lucasfilm itu sendiri. Disney saat ini masih berfokus pada studio pihak ketiga dan tetap berkomitmen untuk terus bekerja dengan EA.

Dengan demikian, maka semua spekulasi yang sempat merebak di dunia maya berujung salah. Disney tidak menarik hak Star Wars dari EA, bahwa Lucasfilm Games sendiri bahkan sudah membantu EA sejak awal, dan lowongan pekerjaan yang dibuka semata-mata untuk menjamin pekerjaan Lucasfilm Games memang bisa terpenuhi. Berapa banyak dari Anda yang kecewa karenanya?

Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…