Respawn Basmi 355.000 Cheater Apex Legends versi PC

Reading time:
March 12, 2019
apex legends1

Memastikan sebuah game multiplayer kompetitif tetap hidup dan diminati untuk waktu yang sangat lama bukanlah pekerjaan yang mudah. Selain mendedikasikan waktu untuk terus mempersiapkan konten baru, developer juga harus punya komitmen berlebih untuk membasmi para cheater yang “iseng”, terutama untuk versi PC. Jika mereka gagal, maka cheater akan menghancurkan atmosfer kompetitif dan membuat mereka yang datang dengan semangat fairplay berangsung tapi pasti, meninggalkan produk tersebut. Respawn Entertainment sepertinya memahami hal tersebut. Game kejutan mereka yang berhasil mencatatkan angka user hingga 50 juta dalam 1 bulan – Apex Legends mulai aktivitas “bersih-bersih”.

Dalam laporan terbaru mereka, Community Manager Respawn Entertainment – Frechette menyebut bahwa mereka sudah mulai mengorbankan perang besar melawan para cheater Apex Legends, terutama di PC. Mereka sudah membasmi tidak kurang dari 355.000 cheater hanya melalui program Easy-Anti-Cheat yang mereka pasang. Respawn menyebut aksi ini sebagai “langkah pemuka” untuk sebuah perang besar yang akan mereka mulai. Mereka siap untuk beradaptasi dan terus berkomitmen untuk bertarung melawan gamer-gamer tanpa sensasi fairplay ini. Respawn juga menegaskan bahwa mereka tidak akan berbagi soal cara atau strategi perang mereka agar tidak dipelajari oleh para cheater yang mereka sebut, licik.

apex legends2
Respawn mengaku sudah membasmi tidak kurang dari 355.000 cheaters Apex Legends. Awal dari perang yang mereka kobarkan.

Untuk sementara ini, mereka sudah memperbesar anggota tim anti-cheat internal untuk memastikan memenangkan perang ini. Mereka juga bekerja dengan para ahli, tidak hanya di dalam EA saja tetapi juga pihak ketiga.

Apex Legends saat ini sudah tersedia untuk Playstation 4, Xbox One, dan tentu saja – PC. Bagaimana dengan Anda sendiri? Berapa sering Anda bertemu dengan cheater, terutama di PC, saat memainkan Apex Legends?

Load Comments

PC Games

June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…
May 11, 2022 - 0

Review Rogue Legacy 2: Banyak Anak, Banyak Masalah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Rogue Legacy 2 ini?…
April 21, 2022 - 0

JagatPlay: Wawancara Eksklusif dengan Jeremy Hinton (Xbox Asia)!

Menyambut rilis PC Game Pass untuk Indonesia, kami berkesempatan untuk…

PlayStation

March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…
March 4, 2022 - 0

Preview Elden Ring: Senyum Merekah di Balik Tangis Darah!

Elden Ring akhirnya tersedia di pasaran dengan beberapa formula baru…

Nintendo

April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…