Apex Legends Uji Coba Sistem Hukuman untuk Para Leaver

Reading time:
April 9, 2019
apex legends1

Bertemu dengan banyak user dari seluruh dunia adalah pesona sebuah game berbasis multiplayer, kooperatif ataupun kompetitif. Namun mengingat watak setiap orang berbeda-beda, tidak pernah ada jaminan bahwa Anda akan menemukan pengalaman positif yang konsisten dari mereka. Banyak perilaku buruk mengemuka karena sifat anonimitas dunia maya, dari sekedar flaming, grieving, hingga yang lebih buruk – cheating. Oleh karena itu, menjadi tanggung jawab developer game untuk mulai mengatur itu semua. Termasuk di dalamnya, Respawn Entertainment dan game battle-royale populer mereka – Apex Legends.

Salah satu hal yang paling mencederai pengalaman Apex Legends saat ini tentu saja – para Leavers / Quitters, mereka yang memutuskan untuk keluar dari permainan begitu saja. Dengan komposisi permainan berbasis tim, kehilangan satu pemain tentu saja membuat kesempatan Anda untuk menang menjadi timpang. Apex Legends saat ini masih belum memiliki sistem hukuman untuk para Leavers ini namun mulai melakukan proses uji coba aktif untuk membuat aksi ini, akan diikuti dengan konsekuensi.

apex legends2 600x337 1
Apex Legends sempat menguji hukuman cooldown matchmaking untuk gamer yang sering keluar di tengah permainan.

Sistem tersebut bahkan “tidak sengaja” hidup di patch terakhir sebelum ditarik kembali oleh Respawn. Developer yang berdiri di bawah bendera EA ini sepertinya akan menyuntikkan sistem cooldown matchmaking yang durasinya semakin tinggi seiring dengan frekuensi gamer meninggalkan permainan mereka. Salah satu user menyebut dirinya mendapatkan waktu cooldown matchmaking 5 menit setelah melakukannya tiga kali berturut-turut. Respawn menjamin bahwa hal ini nantinya hanya akan terjadi untuk gamer yang “gemar” melakukan aksi berhenti di tengah permainan seperti ini. Respawn juga menegaskan bahwa gamer yang keluar dari permainan karena jumlah Squad mereka tidak lengkap atau karena mereka sudah tewas secara permanen, tidak akan terganggu dengan sistem ini.

Sayangnya, Respawn Entertainment sendiri belum angkat bicara soal kira-kira kapan tepatnya sistem ini akan diaplikasikan secara permanen di Apex Legends. Satu yang pasti, ini sepertinya jadi langkah yang tepat. Bagaimana dengan Anda sendiri? Berapa sering pengalaman Anda bermain Apex Legends tercederai karena aksi para leavers / quitters ini?

Source: GameInformer

Load Comments

PC Games

August 2, 2022 - 0

Review Beat Refle: Pijat Refleksi Super Seksi!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Beat Refle ini? Mengapa kami…
July 22, 2022 - 0

Review As Dusk Falls: Ini Baru Game Drama Berkualitas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh As Dusk Falls ini?…
June 28, 2022 - 0

Review My Lovely Wife: Pilih Istri atau Iblis-Iblis Seksi!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh My Lovely Wife ini?…
May 23, 2022 - 0

Review Trek to Yomi: Estetika Sinema Masa Lampau!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Trek to Yomi ini? Mengapa…

PlayStation

July 18, 2022 - 0

Review STRAY: Kocheng Oren Mah Bebas!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh STRAY? Mengapa kami menyebutnya…
March 30, 2022 - 0

Review Stranger of Paradise – FF Origin: Ayo Basmi CHAOS!

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Stranger of Paradise: Final Fantasy…
March 23, 2022 - 0

Review Ghostwire – Tokyo: Berburu Setan Jepang!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Ghostwire: Tokyo ini? Mengapa…
March 21, 2022 - 0

Review Elden Ring: Cincin Menuntut Nyawa!

Apa yang sebenarnya ditawarkan Elden Ring? Lantas, mengapa kami menyebutnya…

Nintendo

August 4, 2022 - 0

Preview Xenoblade Chronicles 3: Seperti Sebuah Keajaiban!

Kesan pertama apa yang ditawarkan Xenoblade Chronicles 3? Mengapa kami…
April 6, 2022 - 0

Review Kirby and The Forgotten Land: Ini Baru Mainan Laki-Laki!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Kirby and the Forgotten…
March 25, 2022 - 0

Review Chocobo GP: Si Anak Ayam Kini Serakah!

Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Chocobo GP ini? Mengapa…
March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…