Star Wars Jedi: Fallen Order Terinspirasi dari Sistem Battle Zelda

Reading time:
April 16, 2019

Apa yang sebenarnya ditawarkan oleh Star Wars: Jedi Fallen Order? Selain premis cerita yang akhirnya dibuka lewat trailer sinematik perdana kemarin, hampir tidak ada detail yang dibagi oleh Respawn Entertainment dan EA. Ia hanya disebut-sebut sebagai game yang menitikberatkan tidak hanya pada cerita, tetapi juga mekanik pertarungan berbasis lightsaber yang memuaskan. Sang karakter utama – Cal Kestis juga pelan tapi pasti akan menguasai the Force yang membuka akses untuk beberapa kekuatan baru. Setidaknya Respawn sedikit berbagi detail yang bisa membantu kita mendapatkan sedikit gambaran.

Dalam wawancara terbarunya, Stig Asmussen – sang Game Director membuka sedikit tabir misteri ini. Ia menyebut bahwa gameplay Star Wars Jedi: Fallen Order terinspirasi dari apa yang sempat ditawarkan Zelda dan Metroid di masa lalu. Bahwa daya tariknya akan terletak pada usaha untuk memahami musuh, mempelajari kelemahan mereka, dan kemudian mengeksploitasi tersebut. Kuncinya akan terletak pada rangkaian skill yang bisa diakses oleh Cal itu sendiri. Beberapa upgrade juga akan memungkinkan gamer untuk menempuh cara alternatif untuk menundukkan musuh yang sama. Anda akan merasakan sosok Cal yang menguat.

Ala Zelda dan Metroid, SWJ: FO akan menghadirkan rangkaian skill berbeda untuk mengeksploitasi kelemahan musuh.

Asmussen juga mengkonfirmasikan bahwa Anda akan bertemu dengan pertarungan boss di sini, walaupun enggan berbagi detail lebih jauh. Star Wars Jedi: Fallen Order sendiri rencananya akan dirilis pada tanggal 15 November 2019 mendatang untuk Playstation 4, Xbox One, dan tentu saja – PC. Bagaimana dengan Anda sendiri? Sistem battle seperti apa yang Anda bayangkan untuk game yang satu ini?

Source: Press-Start

Load Comments

JP on Facebook


PC Games

April 16, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Blizzard (Diablo II: Resurrected)!

Kembali ke akar yang membuat franchise ini begitu fenomenal dan…
April 9, 2021 - 0

Menjajal Diablo II: Resurrected (Technical Alpha): Bagai Bumi Langit!

Perbedaan usia memang mau tidak mau harus diakui, juga membuat…
March 29, 2021 - 0

Review DOTA – Dragon’s Blood: Fantasi dan Promosi!

Apa satu aspek yang membuat DOTA 2 selalu kalah dari…
January 14, 2021 - 0

Menjajal DEMO (2) Little Nightmares II: Misteri Lebih Besar!

Tidak ada lagi yang bisa kami lakukan selain memberikan puja-puji…

PlayStation

May 7, 2021 - 0

Preview Resident Evil Village: “Liburan” ke Desa!

Lewat beberapa seri terakhir yang mereka lepas, Capcom memang harus…
April 29, 2021 - 0

Review RETURNAL: Surga Seru di Neraka Peluru!

Apa yang langsung muncul di benak Anda begitu kita berbicara…
April 23, 2021 - 0

JagatPlay: Wawancara dengan Toylogic & Square Enix (NieR Replicant ver.1.22474487139…)!

Tidak perlu menyelam terlalu jauh. Melihat nama “ver.1.22474487139…” yang didorong…
April 23, 2021 - 0

Preview RETURNAL: Brutal, Gila, Menyenangkan!

Ada yang istimewa memang saat kita membicarakan hubungan antara Sony…

Nintendo

March 12, 2021 - 0

Review Bravely Default II: JRPG Berkelas!

Keluhan soal pendekatan modern yang terlalu kentara untuk banyak game…
March 3, 2021 - 0

Preview Bravely Default II: Rasa Klasik Asyik!

Kerinduan untuk cita rasa JRPG klasik, yang memang seringkali didefinisikan…
July 8, 2020 - 0

Review Brigandine – The Legend of Runersia: Legenda Keren yang Menua!

Brigandine, berapa banyak dari Anda yang masih ingat dengan nama…
June 29, 2020 - 0

Review Xenoblade Chronicles – Definitive Edition: Dunia di Ujung Pedang!

Nintendo Wii adalah bukti bagaimana inovasi terkadang menjadi kunci sukses…